14

Ulama Pilihan Presiden atau Presiden Pilihan Ulama | Calon Presiden 2019

Calon Presiden 2019 – Sebentar lagi Indonesia akan merayakan pesta demokrasi lima tahunan, dimana hajat ini menjadi penentu negra 5 tahun kemudian. Yaaaa, sudah mulai lagi para petinggi elit politik di negeri ini beradu gagasan, ideologi, pandangan demi memajukan bangsa ini. KPU Pun mulai sibuk mempersiapkannya

Namun tidak sedikit juga yang menjadikan pesta demokrasi ini menjadi ajang untuk Show up, demi keuntungan dan keperluan pribadi. Yups apalagi di akhir periode pemerinahan sekarang sangat erat dengan kaitannya polemik yang berbenturan dengan kebangsaan, ras, agama dan suku di negeri ini.

73 tahun Indoneisa merdeka, nyatanya kita masih berantem saja sesama saudara. Oke introducing dikit ya, biar terlihat seperti anak muda yang pancasilain hehe.

Calon Presiden 2019 [Kontestasi Nasionalis dan Agamais]

Tepat nya tanggal 9 agustus 2018, para elit politik kita mendeklarasikan dirinya sebagai capres dan cawapres. Meskipun disatu sisi bangsa ini lagi berduka atas musibah bencana alam yang menimpa bumi terindah di NTB sana. namunseperti tidak ada kejadian apapun, di Ibu kota sedang ramai tentang PILPRES 2109.

Mungkin masih ingat pada kontestasi pilpres pada tahun 2014, kita masih ingat siapa siapa saja yang bertarung dalam kancah politik waktu itu. Dimana di menangkan oleh presiden kita yang maju sebagai petahan di tahun 2019 ini. Memang tidak baru baru tentang wacana pertarungan ulang antara calon presiden 2019 kali ini. Yap benar sekali Jokowi VS Prabowo

Kejutan Deklarasi Jokowi Mengusung Ulama sebagai Cawapres

deklarasi jokowi dan sandiaga uno calon presiden 2019

sebagai petahana tentunya jokowi paham betul dengan kondisi di masyarakat, terutama yang bertolak belakan dengan dirinya. Mempunyai nama koalisi Indonesia Kerja, Jokowi maju sebagai calon presiden 2019 di dukung oleh 9 partai yang daintaranya 7 partai parlemen dan 2 Partai non parlemen.

Memang sempat menguak beberapa nama yang akan mendampingi jokowi sebagai calon presiden. Seperti kita ketahui ada nama Cak imin Ketum PKB, Bapak Rohmahurmuji Ketum PPP, bahkan beberapa hari atau jam sebelum deklarasi di mulai, sangat mencuat ke permukaan yaitu Bapak Prof Mahfud MD.

Namun namanya politik dinamikanya sangat dinamis sekali, Jokowi selaku calon presiden memberikan kejutan dengan menunjuk Prof, Dr, KH, Ma’ruf Amin, sebagai calon wakil presiden tahun 2019.

Bukan Tanpa alasan, jika kita telaan pemilihan Prof Ma’ruf Amin ini sangat tepat sekali dilihat dari unsur politis, mengapa demikian? Karena kita ketahui di akhir akhir pemerintahan Jokowi bahkan dari pertengahan, sangat santer isu keagamaan yang terutama menyudutkan kubu jokowi.

maka dari itu strategi yang tepat jika jokowi mengambil langkah, mengambil dari sosok ulama indonesia, dengan tujuan apapun yang akan di kerjakan. Sosok Ma’ruf Amin di anggap dapat mendongkrak citra Jokowi dikalangan umat muslim di Indoneisa. Sehingga menjadi dorongan yang kuat dalam pertarungan PILPRES ini.

Namun bukan tanpa persiapan, justru sang rival pastinya sudah mempersiapkan selama 5 tahun kebelakang, untuk menghadapi kontestasi demokrasi.

Drama Deklarasi Calon Presiden 2019  PRABOWO – SANDIAGA UNO

prabowo-sandiaga-uno calon presiden 2019

Sebagai mantan Jendral kopasus, tentunya prabowo tidak akan menyerah begitu saja, sekalipun pernah kalah di Pilpres sebelumnya. Sebagai soerang nasionalis, Prabowo berhasil membangun poros oposisi dengan beberap partai, Seperti Gerindra, PAN, PKS, dan Partai Demokrat, meskipun demokrat mempunyai pola pandang partai poros tengah.

Tidak lama sebelum deklarasi dari kubu prabowo, sempat terjadi drama dalam memutuskan calon wakil presiden, terutama dari partai biru. AHY menjadi salah satu calon kuat mendampingi Prabowo, disamping ada Dzulkifli hasan dari PAN.

Drama itu mulai mencuat ketika beberapa media mengangkat pernyataan Sekjen P Demokrat, Andi Arif dengan Pernytaan “Jendral Kardus”. Disamping itu juga santer dibicarakan wakil gubernur jakarta Sandiaga Uno, menjadi calon kuat pendamping Prabowo, dengan bayangan Suntikan dana 500 M.

Namun drama itu berakhir ketika menjelang pukul 00.00 tanggal, 9 agustus 2018, Di kediaman Prabowo, naiknya sandiaga uno kepanggung menjadi deklarasi antarar prabogo dan Sandiaga Uno sebagai calon presiden 2019.

Siapa yang Pantas Jadi Calon Presiden 2019

pasangan-jokowi-maruf-amin-dan-prabowo-subianto-sandiaga-uno, calon presiden 2019

Dalam konteks kebangsaan, siapapun sangat pantas menjadi pemimpin negri ini, asal jangan ditunggangi kepentingan pribadi, kelompok atau golongan tertentu. Indoneisa merupakkan negara merdeka yang dihasilkan dari perjuangan para pendahulunya.

Jangan nodai cita cita suci para proklamator dengan keegoisan, demi mencapai kepentingan sekelompok orang. Apalagi sampai mengorbankan, suku ras dan agama. Politik memang terkesan buruk, jangan jadikan agama sebagai kendaran dalam meraup suara.

dan sebagai warga negara yang mempunyai hati nurani, jangan sampai kita terpecah belah, jangan mencampurkan Agama dengan hal yang tidak lebih mulia di dalamnya.

Mari kita sambut, para calon presiden 2019, yang akan bertarung demi kemajuan bangsa, kesejahteraan rakyat, dan keadilan sosial bagi bangsa ini.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply