1
153

Cara Budidaya Lele Sangkuriang, 45 Hari Siap Panen Siap Jual

Semangat pagi, semoga kita selalu dalam keadaan sehat wallafiat. Baik dalam pembahasan kali ini masih seputar perlelean, penulis akan membahas salah satu varietas atau jenis ikan lele yang mempunyai kemampuan pertumbuhan sangat cepat, sehingga cocok untuk di budidayakan, namanya adalah lele sangkuriang.

Dalam perkembangan dunia budidaya khususnya pada komoditas ikan lele, ternyata mengalami perkembangan yang menunjukan arah yang lebih baik. Bagi para peternak sebenarnya jenis lele sangkuriang sudah beberapa waktu lalu mereka kenal.

Namun tidak salah bagi anda yang baru pertama kali terjun, agar mengenali terlebih dahulu apa itu lele sangkuriang, kemudian apa kelebihan dari jenis ini, sehingga anda harus memilih jenis lele ini dalam proses budidaya ikan lele. ?Jawabannya ada di bawah, biar tidak terlalu panjang lebar kita kenalan dengan lele jenis ini.

Klasifikasi dan Morfologi Ikan Lele Sangkuriang

klasifikasi lele sangkuriang

Dengan nama latin clarias graipenus, sangkuriang menjadi salah satu jenis lele yang banyak di budidayakan, khususnya dikalangan para peternak lele. Pada dasarnya ikan lele ini masih satu genus atau kerabat dengan jenis lele dumbo yang mempunyai keunggulan dalam pertumbuhannya.

Namun secara spesifik jenis lele sangkuriang mempunyai kelebihan di banding krabatnya itu, lebih jelasnya akan di bahas pada sub bahasan di bawah. Sebelum lebih jauh alangkah baiknya kita mengetahui klalsifikasi dar jeins lele ini.

Menurut  Kordi, (2010) Klasifikasi sangkuriang sebagai berikut:

Phylum: Chordata

Kelas: Pisces

Subkelas: Teleostei

Ordo: Ostariophysi

Subordo: Silorodae

Famili: Claridae

Genus: Clarias

Spesies: Clarias gariepinus

Sedangkan untuk morfologinya sebagai berikut:

Morfologi adalah ciri ciri khusus bentuk atau fisik dari jenis spesies tertentu yang bisa di amati secara visual. Clarias gariepinus  secara umum termasuk kedalam jenis ikan (catfish) atau ikan yang memiliki kumis, mempunyai lendir di permukaan kulitnya dan memiliki kepala seperti ular atau dikenal denan istilah sankehead.

Selain itu ciri morfologi lele sangkuriang yaitu terdapat empat pasang sungut atau kumis yang terdapat di mulutnya. kumis atau sungut pada lele berfungsi sebaga sensor dalam mencari makanan. Keempat pasang sungut tersebut terdiri dari dua pasang sunggut rahang atas ( maxiral) dan dua pasang sungut bawah (mandibula) (Lukito, 2002).

Ada juga patil di bagian bawah dekat perut yang berfungsi sbagai perlindungan atau bentuk pertahanan diri. Pada semua jenis ikan lele memiliki lima bagian yaitu sirip dada, perut, dubur, ekor dan sirip punggung  (Lukito, 2002)

Ciri ciri Lele Sangkuriang

Jika di atas sudah di jelaskan secara klasifikasi dan morfologi, utuk lebih mudahkan anda dalam mengenali jenis sangkuriang atau bukan beriku beberapa ciri yang dapat di perhatikan:

  1. Memiliki lendir pada kulit
  2. Tidak mempunyai sisik
  3. Bentuk kepala agak lonjong atau panjang
  4. Warna tubuh gelap mengkilap dengan corak abu-abu
  5. Ketika lele dewasa warna punggung berwarna kehijauan
  6. Berwarna putih kekuningan pada bagian perut
  7. Sedangkan bagian samping bertotol-totol corak mmiliter
  8. Memiliki panjang lyang lebih dibanding lele dumbo

Kelebihan Ternak Lele Sangkuriang

Nah jika kita melihat faktor faktor budidaya ikan lele salah satunya adalah menentukan benih yang unggul. Jika anda melakukan usaha budidaya lele pilihannya tepat jika anda memililih jenis lele ini, mengapa demikian karena ada beberapa kelebihan yang tidak dimiliki jenis lele lainnya.

Berikut beberapa kelebihan jenis lele ini:

  1. Pertumbuhan yang sangat cepat
  2. Fekunditas yang banyak (kemampuan menghasilkan telur)
  3. Tahan terhadap hama dan penyakit
  4. Produksi atau ketersediaan banyak
  5. Mudah dalam perawatan
  6. Kualitas daging yang bagus dan enak.

Dari beberapa kelebihan di atas menunjukan jika jenis sangkuriang sangat cocok untuk di budidayakan, baik pemula ataupun yang sudah terbiasa. Dengan mengetahui morfologi dan kelebihan lele itu sendiri di harapkan dapat meningkatkan minat kita dalam usaha budidaya ikan ini.

Cara Ternak Ikan Lele Sangkuriang

cara ternak lele sangkuriang

Pada tahapan ini kita akan mengenalkan cara atau tips budidaya ikan lele, terkhusus bagi kalian pemain baru atau istilahnya newbie. Pada dasarnya budidaya ikan lele terbagi kedalam dua jenis yaitu budidaya yang berfokus pembenihan dan budidaya yang berfokus pada pembesaran.

Namun pada kesempatan kali ini penulis akan membahas budidaya ikan lele yang berfokus kepada pembenihan. Artinya tujuan produksi dari budidaya ini adalah menghasilkan benih yang siap di jual.

Kenapa penulis berfokus kepada budidaya pembenihan karena salah satu keunggulan dari lele sangkuriang adalah jumlah benih atau fekunditas telur yang dihasilkan begitu banyak dibanding jenis lele lainnya. Dalam Proses budidaya secara garis besar terbagi kedalam beberapa tahap diantaranya adalah:

  1. Persiapan kolam budidaya
  2. Persiapan Indukan
  3. Proses Pemijahan
  4. panen dan pasca panen.

Keempat tahapan tersebut akan di bahas secara lengkap di bawah ini:

Persiapan Kolam Budidaya

Tahap pertama dalam budidaya ikan lele adalah persiapan kolam. Pada tahap ini kita benar benar di tuntut paham betul step-step yang harus dilakukan karena akan berpengaruh terhadap proses budidaya. Pada umumnya peternak ikan lele menggunakan kolam tanah dan kolam terpal.

Jika menggunakan kolam tanah harus ada beberapa tahapan sebelum melakukan kegiatan usaha budidaya. Namun jika memilih kolam terpal kita harus paham bagaimana cara membuat kolam terpal yang baik, dengan tujuan terciptanya kolam yang sesuai standar dan tahan lama.

Sejatinya kolam tanah lebih baik dibanding kolam terpal jika dilihat dari faktor-faktor alam pendukung kegiatan budidaya. Mengapa demikian kita ketahui lele sangkuriang merupakan jenis ikan yang habitat aslinya besada di alam.

Tahapan persiapan kolam tanah yang hharus kamu lakukan sebagai berikut:

  1. Pengeriangan kolam
  2. Pembalikan tanah atau penggemburan
  3. Pemupukan dan pengapuran kolam
  4. pengisian kembali air ke kolam

Tahapan itu harus dilakukan guna memaksimalkan hasil yang memuaskan. Kemudian setelah tahap persiapan kolam tahap selanjutnya persiapan indukan

Persiapan Indukan Lele Sangkuriang

indukan lele sangkuriang

Pada tahap kedua ini merupakan tahap yang sangat penting, karena pada fokus budidaya pembenihan selain benih yang di perhatikan, salah satu faktor penentu keberhasilannya adalah kualitas dari indukan itu sendiri

persiapan indukan lele dimulai pada tahap sleksi indukan yang sudah harus di mulai sejak lele ukuran 10-15 cm. Seleksi indukan memang harus di mulai sejak awal ketika lele amsih muda dengan memperhatikan beberapa kriteria sebagai berikut:

Kriteria Indukan lele yang baik

  1. Tidak ada cacat dalam tubuh
  2. Memiliki bentuk tubuh yang bagus
  3. Gerakannya lincah
  4. pertumbuhannya paling cepat diantara yang lainnya

Setelah anda memilih beberapa indukan dengan kriteria tersebut, hendaknya di pisahkan dikolam tersendiri. Pemisahan tersebut bertujuan untuk memeberikan keistimewaan pada calon indukan dengan memberikan pakan yang lebih baik, vitamin vitamin agar kualitas indukan nantinya semakin bagus.

Menurut beberapa pengalaman para peternak dan pengalaman penulis sendiri, indukan lele yang sudah siap pemijahan setidaknya sudah berumur 8 bulan untuk jantan dan 12 bulan untuk betina atau sekitar 0.5 sampai 0.7 Kg jika dilakukan penimbangan.

Selain itu yang perlu di perhatikan kita harus mengetahui ketika indukan betina sudah mengalami matang gonad atau kondisi telur sudah siap keluar dan siap di buahi.

Berikut beberapa ciri yang bisa anda amati jika lele sangkuraian sudah mengalami matang gonad:

Indukan betina :

  • Terjadi pembesaran di bagian perut  ke arah anus
  • Apabila anda raba terasa empuk atau lembek
  • Ketika anda urut atau ditekan pelan akan keluar telur berwarna hijau tua
  • Alat kelamin berwarna kemerahan dan terlihat membengkak
  • Warna tubuh indukan mengalami perubahan menjadi coklat kemerahan
  • Gerakannya mulai lambat

Sedangkan untuk indukan jantan :

  • Tubuhnya ramping
  • Alat kelaminnya memerah
  • Warna tubuh akan terlihat coklat kemerahan
  • Gerakannya angresif

Setelah mengetahui beberapa ciri jika indukan matang gonad maka saatnya proses pemijahan

Proses Pemijahan Lele

Proses pemijahan adalah proses mengkawinkan antara iindukan jantan dan betika agar terjadi pembuahan pada telur yang nantinya menghasilkan benih. Ada banyak sekali cara atau metode yang digunakan dalam pemijahan ikan lele.

Namun yang sering dilakukan dan cukup familiar dikalangan peternak lele ada 3 metode dalam pemijahan ikan lele diantaranya:

  1. Penyuntikan hipofisa
  2. Penyuntikan hormon buatan
  3. Pembuahan in vitro (dalam tabung)

Pemeliharaan Larva Ikan Lele

pemeliharaan larva ikan lele sangkuriang

Tahap selanjutnya setelah proses pemijahan adalah proses pemeliharaan larva hingga menetas menjadi benih lele. Tahapan ini merupakan tahapan yang sangat penting, karena kita harus memastikan larva tetap terjaga dari segala gangguan baik dalam lingkungan budidaya ataupun lingkungan luar.

Beberapa faktor yang harus diperhatikan adalah

  1. Sistem aerasi yang harus dijaga
  2. Suplai oxygen yang harus selalu ada
  3. Kondisi suhu harus terjaga skitar 28-29 deerajat
  4. Jangan sampai ada hewan lain sebagai predator dalam kolam pemeliharaan larva
  5. Pemberian makan yang tepat ketika larva mulai membutuhkan asupan makanan dari luar

Pendederan Benih Ikan Lele

Pendederan adalah tahapan terakhir bagaimana cara melepas benih yang sangat kecil ke kolam pembesaran benih sementara, sebelum tahap pembesaran. Pendederan sangat di penting karena pada tahap ini benih atau bibit masih rentan atau sensistif, sehingga perlu ada penanganan tersendiri.

Beberapa tahap dalam pendederan sebagai berikut:

  1. Menyiapkan kolam pendederan
  2. Pelepasan benih ikan lele
  3. Pemberian pakan
  4. cara pemanenan benih ikan lele.

Tahapan tahapan di atas penting di pahami jika anda ingin melakukan usaha pemebniha ikan lele sangkuriang.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply