Keutamaan Bulan Ramadhan & Puasa [Pengertian, Rukun, Syarat]

Keutamaan Bulan Ramadhan- Secara etimologi kata ramadhan berasal dari bahsa arab ر م ﺿ, yang artinya panas atau menyengat. Bulan ramadhan adalah bulan ke sembilan menurut kalender hijriah. Tahun hijriah sendiri di mulai sejak peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad Saw dari Mekah ke Madinah.

Bagi umat islam bulan Ramadhan adalah bulan yang di tunggu-tunggu. Banyak amalan dan keutamaan bulan penuh berkah ini. Salah satu ibadah yang wajib di bulan ini adalah puasa (shaum) Ramadhan, sebagai mana Firmal Allah surat Al-Baqoroh 183

(183) يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa.” Qs Al-baqoroh 183

Namun pada kesempatan ini saya akan berbagi tentang keutamaaan bulan Ramadhan.

Keutamaan Bulan Ramadhan

keutamaan bulann ramadhan
Sumber : Pixabay

Sejatinya kita sebagai seorang muslim selalu menunggu akan hadirnya bulan suci Ramadhan. Namun jangan sampai kita melewati bulan ini hanya begitu saja, atau hanya ikut-ikutan dalam moment-moment seperti buka bersama. sungguh sangat rugi jika kita tidak mengetahui keutamaan bulan ini, sehingga kita melewatinya.

Allah Ta’ala berfirman,

keutamaaan bulan ramadhanBerikut 5 Keutamaan bulan Ramadhan

1. Bulan Nuzurul Al-Quran

keutmaan ramadhan Nuzurul alquran

Bulan Ramadhan merupakan bulan dimana alquran pertama kali di turunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Beberapa ayat yang menyebutkan tentang turunya Alquran pada bulan Ramadhan seperti QS. Albaqoroh (185), Al-Qodr (1) dan Ad-Dukhon. ketiga ayat tersebut menerangkan bahwa alquran pertama kali di turunkan pada bulan ramadhan tepatnya dimalam lailautul Qodar.

Kita ketahui juga bahwa Alquran merupakan firman Allah Swt yang di turunkan kepada Muhammad dan umatnya, yang berisi tunutunan dan larangan, kebenaran (Al-haq) dari kebatilan, kitab yang menjunjung kebaikan dan kebahagiaan bagi umat manusia di dunia maupun diakhirat.

Alquran secara keseluruhan di turunkan kepada nabi Muhammad SAW, secara berangsur selama 23 tahun pada setiap bulan Ramadhan. Terbagi menjadi di 13 tahun di Mekah da 10 tahun di Madinah. firman Allah Swt yang artinya

“Dan Alquran kami turunkan berangsur-angsur agar kamu membacakanya perlahan-lahan kepada manusia dan kami menurunkannya bagian demi bagian. (Qs. Al isra : 106) ”

2. Keutamaan Bulan Ramadhan atas Berpuasa

keutamaan puasa di bulan ramadhan

Puasa merupakan rukun Islam yang ke 3 setelah sahadat dan sholat, hal ini menunjukan bahwa puasa merupakan ibadah wajib yang sangat penting. Termasuk di dalamnya perintah Allah Swt untuk melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan

Berdasarkan kesepakatan (ijma’) kaum muslimin, barangsiapa yang mengingkarinya (kewajiban puasa Ramadhan), maka dia tergolong kafir dan telah diketahui dengan pasti bahwa puasa Ramadhan adalah bagian dari agama islam.

Firmal Allah dalam QS. Al-baqoroh 183

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa.” Qs Al-baqoroh 183

Firman ini menjelaslah bahwa kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan tidak ada pengecualian bagi orang selain yang sudah tua renta, gila atau orang yang sakit kemdian berharap kesembuhannya. Kelompok tersebut tidaklah mampu berpuasa, baik di bulan Ramadhan atau di luar bulan Ramadhan. Bagi keduanya terdapat hukum (aturan) lain yang akan datang penjelasannya, in syaa Allah.

Hadist Nabi Muhammad SAW dalam shahihain dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, dan termasuk di antara keutamaan bulan Ramadhan adalah

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

“Jika bulan Ramadhan tiba, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan setan-setan dibelenggu” 

Hadits ini menunjukkan atas keutamaan bulan ramadhan yang begitu agung dan sangat istimewa dengan dibukanya pintu-pintu surga di bulan Ramadhan. Hal ini karenakan banyaknya perbuatan yang disyariatkan di bulan tersebut yang menyebabkan masuknya seseorang ke dalam surga. Sebagaimana firman Allah Ta’ala,

ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan” (QS. An-Nahl [16]: 32).

Dan ditutupnya pintu-pintu kebatilan dari neraka di bulan suci ramadhan, disebabkan oleh sedikitnya maksiat yang dapat memasukkan ke dalam neraka, sebagaimana firman Allah Ta’ala,

keutamaaan bulan ramadhan2

3. Berlipat Gandanya Amal Soleh

Amal Soleh bulan ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan, di mana di bulan ini amalan kita dilipat gandakan pahalanya.

menurut Syaikh Ibrahim Ar Ruhaili dalam kitabnya Tajridul Ittiba’ Berlipatnya pahala amalan di bulan Ramadhan ini sangat mutlak untuk amalan apa saja sebagaimana. ada beberapa perkataan para salaf sebagai berikut

“Jika tiba bulan Ramadhan, makan bersemangatlah untuk bersedekah. Karena bersedekah di bulan tersebut lebih berlipat ganda pahalanya seperti seseorang sedekah di jalan Allah (fii sabilillah). Pahala bacaaan tasbih (berdzikir “subhanallah”) lebih afdhol dari seribu bacaan tasbih di bulan lainnya.” Abu Bakr bin Maryam rahimahumullah.

Pada dasarnya kenapa amalan di bulan ramadhan berlipat ganda karena amalan tersebut di lakukan pada bulan yang sudah Allah tentukan sebagai bulan yang penuh keberkahan. di tambah jika kita melaksanakan amalan itu di waktu dan tempat yang sudah allah mulyakan juga.

Semoga dengan Maha baiknya Allah menciptakan bulan Ramadhan, membuat kita semakin bersemangat dalam ibadah. Selalu bertafakur selalu mendekatkan diri kepada Allah swt, semoga kita selalu di pertemukan dengan bulan Ramadhan selanjutnya. sehingga kita mendapatkan keutamaan bulan Ramadhan

Oleh karena itu, marilah berlomba lomba dalam kebaikan apalagi dibulan yang penuh ampunan dosa, bulan ketika di bukakan pintu-pintu surga. Semoga Allah senantiasa memberi beri kemudahan, dengan niatan ikhlas karena Allah.

4. Terdapat Malam lailatul Qodar

keutamaan bulan ramadhan lailatul qodar

Lailatul Qodar adalah salah satu keutamaan bulan ramadhan, dari asal kata bahasa arab لَيْلَةِ الْقَدْرِ, yang artinya malam ketepatan. dalam alquran di gambarkan sebagai malam yang lebih baik dari 1000 bulan. kistimewaanya pun di jelaskan dalan QS Alqodar, surah ke 97.

Namun yang selalu jadi pertanyaan kapan sih turunnya laelatul qodar ini?

Siapa yang tidak mau mendapatkan keberkahan di malam lailatul qodar, hampir setiap umat muslim yang beriman mananti-nanti datangnya malam yang lebih baik dari 1000 bulan ini.  Dan Rasulullah shallallalhu ‘alaihi wasallam menyebutkan, “Barang siapa yang terjaga untuk mendapatkan malam lailatul qadar, kemudian benar-benar mendapatkannya, maka dia telah diampuni dosa sebelum dan sesudahnya,” (HR. Ahmad)

Meskipun Allah merahasiakan kapan turunnya malam lailatul qodar, namun baginda kita nabi Muhammad Saw, memberikan penjelasan kepada umatnya berupa ciri-ciri turunnya malam Lailatul qodar. Diantara ciri_ciri malam Lailatul qodar, diriwayatkan bahwa muncul di 10 terakhir bulan ramadhan

5. Disyariatkannya I’tikaf Di Bulan Ramadhan

itikaf di bulan ramadhan

Dilihat dari waktunya I’tikaf boleh dilakukan siang atau malam hari, namun pada umumnya pada malam hari terutama di 10 malam terakhir bulan ramadhan. Dari jenis nya terbagi dua yaitu, i’tikaf wajib dan i’tikaf sunah. I’tikaf wajib di sebabkan oleh suatu nadzar tertentu.

Itikaf menjadi salah satu keutamaan bulan rhamadhan yang sering di lakukan pada 10 malam terakhir,  dengan bertujuan untuk mencari malam lailatul qodar. Anas radhiallahu anhu berkata :
“ adalah Nabi shallallahu alaihi wa sallam beri’tikaf pada 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan, sampai beliau wafat, kemudian istri – istri beliau pun beri’tikaf setelahnya “ ( diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim ).

Pengertian Puasa Ramadhan

Puasa atau shaum menurut islam berasal dari bahasa arab: صوم yang artinya menahan, sedang menurut istilah puasa/shaum adalah menahan dari segala sesuatu yang membatalkan puasa, di mulai dari terbitnya matahari sampai terbenamnya matahari.

sedangkan shaum atau puasa Ramdhan adalah puasa yang diwajibkan karena datangnya bulan ramadhan. di banding puasa jenis lainnya puasa ramadhan merupakan puasa yang di tunggu-tunggu, karena didalamnya terdapat keberkahan dan pahala masuk surga.

Syarat dan Rukun Puasa Ramadhan

tatacara puasa

Sebelum datangnya bulan ramadhan, alangkah baiknya bagi seorang muslim untuk bermuhasabah atas segala yang penah dilakukan 11 bulan ke belakang. untuk itu mari kita mengulang agar dalam pengerjaanya dapat di laksanakan se khusuk mungkin, berikut syarat seseorang boleh berpuasa.

Syarat Wajib puasa/shaum:

  1. Beragama Islam,
  2. Berakal sehat,
  3. Baligh (sudah cukup umur),
  4. Mampu melaksanakannya

Syarat Sah puasa/shaum:

  1. Beragama Islam
  2. Mumayyiz (dapat membedakan yang baik dan yang buruk),
  3. Suci dari haid dan nifas ( bagi kaum perempuan),
  4. Mengetahui waktu diterimanya puasa

Rukun Puasa:

  1. Islam,
  2. Niat,
  3. Meninggalkan segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa.

Sunnah dalam berpuasa:

  1. Melaksanakan sahur
  2. mengakhirkan waktu sahur
  3. tidak melakukan perbuatan dan perkataan kotor
  4. menyegerakan waktu berbuka
  5. berbuka dengan qurma, atau yang manis-manis
  6. membaca doa buka puasa

Kaum muslimin yang InshaAllah di rahmati Allah, hal hal sepertti di atas harus selalu di ulang di ingat kembali demi sempurnanya ibadah puasa kita terutama hal hal yang membatalkan puasa. berikut adalah hal-hal yang membatalkan puasa

  1. Masuknya segala sesuatu benda ke dalam tubuh secara disengaja.
  2. Hilang akal (gila atau pingsan),
  3. Murtad (keluar dari agama Islam)
  4. Jima/atau melakukan hub suami istri
  5. Muntah dengan disengaja,
  6. Keluar air mani (istimna’ ) dengan disengaja,
  7. Haid (datang bulan) dan Nifas (melahirkan anak),

Tata Cara Puasa Ramadhan

keutamaan bulan ramadhan hikmah puasa

Dalam melaksanakan ibadah puasa tentunya harus sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan. Berikut tatacara melaksanakan ibadah puasa ramadhan :

  • Pertama tama di awali dengan niat,  membaca niat dari dalam hati agar senantiasa ibadah kita diterima
  • Melaksanakan sahur “HR. Bukhari Muslim dan Ana bin Malik R.A yang mengatakan bahwa: “Telah bersabda Rasulullah SAW,’Sahurlah kalian, maka sesungguhnya dalam sahur itu ada berkahnya”.
niat makan sahur
Sumber: rukunislam.com
  • Memperhatikan waktu isyak, agar tau rambu rambu berhenti makan sahur.
  • Menyegerakan waktu berbuka “Dari hadist Abu Hurairah r.a. berkata telah bersabda Rasulullah SAW: “Telah berfirman Allah Yang Mahamulia dan Maha Agung:”Hamba-hamba Ku yang lebih aku cintai ialah mereka yang paling segera berbukanya” (HR Tirmidzi dari Abu Hurairah).
Doa Berbuka puasa:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
  • Memperbanyak membaca Al Quran, sedekah, dan membayar zakat fitrah.

Hikmah Puasa Ramadhan

Demi dzat yang maha pemberi ampunan, bulan suci ramadhan selalu bulan yang di tunggu-tunggu oleh umat manusia di seluruh penjuru dunia. ada berjuta hikmah bulan puasa rahamdhan yang bisa kita ambil, berikut beberapa hikmah yang bisa kita amalkan setelah berlalunya bulan Ramdhan

  1. Mengasah ketaqwaan seorang
  2. Ramadhan sebagai penghapus dosa
  3. Menahan lapar untuk merasakan sodara-sodara kita yang kekurangan dan berlatih bersabar
  4. Puasa sebagai prisai dari godaan syetan
  5. Sarana memperbanyak rizki
  6. manfaat puasa bagi kesehatan
  7. Agar manusia yang berbudi

Mungkin cukup sekian yang bisa saya tulis semoga bermanfaat, tulisan di atas hanya beberapa contoh keutamaan bulan Ramadhan, masih banyak keutamaan keutamaan lain, sebagai sarana memanen pahala. billahitaufik walhidayah. Wallahualam bishowab.

Tinggalkan komentar