Klasifikasi Makhluk Hidup serta Penjelasan Kingdom dan Contohnya

Klasifikasi Makhluk Hidup – Biologi berasal dari kata bio = hidup dan logos = Ilmu, sehingga biologi dapat dikatakan sebagai cabang suatu ilmu yang membahas tentang makhluk hidup.

Pelajaran biologi sebenarnya sudah dikenalkan sejak kita pertama kali di sekolah dasar dengan mata pelajaran IPA (ilmu Pengetahuan Alam). Nmaun ketika masuk SMP dan SMA Biologi menjadi salah satu mata pelajaran yang sangat asik untuk di bahas.

Karena dengan kita mengetahui biologi, kita dapat mengetahui makhluk terbesar itu apa, organ pencernaan itu apa, dan masih banyak lagi. Salah satu materi dasar biologi yang menjadi dasr pengembangan materi lain yaitu tentang klafikikasi makhluk hidup.

Pengklasifikasian makhluk hidup menjadi dasar bahwa makhluk hidup itu di bedakan berdasarkan jenis-jenis dengan sifat yang hampir sama, atau di sebut kingdom. Untuk lebih jelasnya akan di bahas di bawah ini.

Klasifikasi Makhluk Hidup

Sebelum menjelaskan tentang pengklasifikasian maklhuk hidup kita bahas satu persatu unsur pembentuknya. Klasifikasi makhluk hidup terdiri dari kata klasifikasi dan makhluk hidup.

Klasifikasi diartikan sebagai sebuah pengelompokan atau cara cara tertentu untuk memilah dan mengelompokann sesuatu menjadi unit tertentu berdasrkan kesamaan sifat jenis dan manfaat.

Sedangkan makhluk hidup menurut KBBI adalah sesuatu yang dijadikan oleh tuhan yang mempunyai kehdupan seperti.

Jadi dapat disimpulkan bahwa klasifikasi makhluk hidup adalah suatu sistem pengelompokan makhluk hidup yang didasarkan oelh ciri-ciri yang sama baik dari ekologis maupun biologis.

Dengan adanya pengelompokan makhluk hidup, dapat dengan mudah mengenali dan mempelajari apa saja yang ciri ciri dari setiap kelompok.

Pada dasarnya ilmu pengklasifikasin dikembangkan oleh ilmuan kebangsaan swedia “Carl linnaeus. Dalam percobaanya linneus mengemlompokan maklhuk hidp kedalam dua kelompok besar yaitu Tumbuhan dan Hewan.

Seiring berkembangnya pengelompokanmakhluk hidup linneus menamakan setiap kelompoknya dengan istilah kingdom, sehingga sampai detik ini penyebutan untuk satu kelompok makhluk hidup di sebut kingdom, contohnya : kingdom animalia (kelompok hewan) dan kingdong plantae (kelompok tumbhan).

Perkembangan biologi tidak berhenti sampai disitu, pada tahun 1969 Robert H. Whittaker menemukan cara bagaimana mengklasifikasikan makhluk hidup tidak sebatas hewan dan tumbuhan.

Whittaker berhasil mengemukakan sistem pengklasifikasian secara rinci yang kita kenal sampe sekarang dengan adanya 5 kingdom yang terdiri dari

  1. Kingdom Animalia
  2. Kingdom Plantae
  3. Kingdom Monera
  4. Kingdom Protista
  5. Kingdom Fungi

Untuk lebih jelasnya akan dijelaskan di bawah ini.

Kingdom Plantae (Tumbuhan)

penjelasan kingdom plantae beserta contohnya dalam klasifikasi makhluk hidup

Sejak pertama kali pengklasifikasian makhluk hidup di kemukaan, kingdom plantae atau pengengompokan berdasarkan tumbuhan sudah dikembangkan dalam penysusunannya.

Kingdom plantae merukan dua salah satu kelompok kindom yang terbesar yang ada di bumi ini. Makhluk hidup kelompok ii sangat mudah di temukan dalam kehidupan sehari hari.

Bahkan kita sebagai manusia tidak bisa terhindar dari efek ketergantungan terhadap tumbuhan.

Dalam pengelompokannya kingdom plantae dicirikan dengan adanya zat klorofil sebagai bahan dasar dalam proses foto sintesis. Selain itu ciri lain dari kingdom ini adalah sebagai produsen dalam rantai makanan karena kemampuannya bisa memproduksi makanan sendiri.

Berikut ciri –ciri kigdom plantae:

  1. Bersel banyak
  2. Mempunyai klorofil
  3. Mempunyai sifat kaku
  4. Ada yang mempunyai xilem dan floem, namun ada juga yang tidak
  5. Berperan sebagai produsen dalam rantai makanan

Agar lebih jelas berikut beberapa kelompok tumbuhan yang termasuk kingdom plantae

Tumbuan Lumut (Bryophyta)

Tumbuhan lumut adalah tumbuhan yang dicirikan hidup di darat dengan kkondisi tertentu. Pada dasarnya lumut bisa hidup dan berkembang biak dalam kondisi kelembaban tertentu seperti halnya tumbuhan jamur.

Untuk mengenali jenis tumbhan ini sangat mudah perhatikan beberapa ciri tumbuhan lumut sebagai berikut:

  • Mempunyai ukuran yang kecil
  • Tumbuh di tempat lembab
  • 90 % mempunyai warna hijau
  • Ukuran lumut tidak lebih dari 50 cm
  • Media tumbuh lumut permukaan batu, pohon, tanah dan kayu lapuk
  • Mempunyai sistem cadangan air

Sebuah teori menyebutkan bahwa lumut (Bryophyta) adalah tumbuhan yang sudah hidup rribuan tahu yang lalu. Namun karena kemampuan bertahan hidup dan kemampuan berevolusinya lumut masih bisa di jumpai sampai sekarang.

Jurnal penelitian menyebutkan bahwa sekitar 16.000 spesies lumut berhasil di identifikasikan yang di bedakan menjadi kelompok Hepaticopsida, Bryopsida), dan dan Anthocerotopsida.

Tumbuhan Paku (Pteridophyta)

Pengelompokan selanjutnya dari kingdom plantae adalah tumbuhan paku atau (Pteridophyta). Sejatinya tumbuhan paku banyak terdapat di alam namun tanpa sadr kita tidak mengetahui bahwa itu adalah tumbuhan paku.

Pada darnya tumbuhan paku mempunyai struktur yang lengkap dalam tubuhnya yang terdiri dari akar batang dan daun. Ciri utama dari kelompok pteridophyta adalah

  • Memiliki daun muda yang menggulung
  • Memiliki sporangium yang berada di permukaan daun dewasa
  • Merupakan organisme autrotrop
  • Termasuk organisme multiseluler
  • Sel bersifat eukariotik sebagaimana sel tumbuhan
  • Hidup di segala tempat darat ataupun perairan
  • Dan masih banyak lagi ciri dari tumbuhan paku ini

Pada dasarnya tumbuhan paku memiliki dua cara perkembangbiakan, yaitu dengancara vegetatif dan cara generatif.

Perkembangan generatif adalah perkembangan yang dilakukan fertilisasi oleh ovum atau sel telur dengan spermatozoid. Kemudian dari hasil perkembangan generatif tersebut menghasilkan zigot yang nantinya tumbuh menjadi sporofit

Sedangkan perkembangan vegetatif pada tumbuhan paku terjadi pada media spora yang terdapat di sporangium atau kotak spora yang mengalami proses meiosis.

Proses lanjutan dari vase vegetatif perkembangbiaka tumbuhan paku terjadi pada fase gametofit. Selain itu pola perkembangan vegetatif terjadi pada akar (rizom) yang membentuk tunas secara berkelompok.

Untuk memudahkan dalam mengenali berbagai tumbungan paku, para ilmuan mengelompokan tumbuhan ini menjadi 4 kelompok yaitu:

  • Paku purba (Psilophytinae)
  • Paku ekor kuda (Equisetinae)
  • Jenis paku kawat (Lycopsida)
  • Paku sejati (Filicinae

Gimana sudah mengerti tentang tumbuhan paku? Kalau belum ulangi diatas agar lebbih faham.

Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

klasifikasi makhluk hidup spermatophyta atau tumbuhan berbiji merupakan salah satu klasifikasi dari kindom plantae yang cukup besar dalam penyebarannya. Tumbuhan berbiji pada dasrnya sama dengan tumbuhan berbunga atau (Anthophyta).

Jika dilihat dari unsur kata pembentuknya spermatophyta besar dari bahasa yunani dari sperma = biji dan phyta = tumbuhan. Selain itu juga tumbuhan berbiji di kelompokan menjadi dua yaitu tumbuhan dikotil dan monokotil.

Untuk lebih memahami tumbuhan berbiji berikt ciri-cirinya

  1. Sel penyusun terdiir dari sel eukariotik
  2. Termasuk kedalam organisasi multiseluler
  3. Trmasuk kedalam organisme autrotrop
  4. Strtuktur sudah lengkap (akar, batang, daun bunga, buah)
  5. Tidak mengalami metagenesis atau pergiliran keturunan
  6. Didalamnya terdapat tumbuhan dikotil dan monokotil

Pada proses perkembangbiakan tumbuhan berbiji terjadi adanya fertilisasi atau pembuahan oleh serbuk sari sbagai sperma jantan yang jatuh kedalam putik sbagai tempat sel ovum.

Setelah proses fertilisasi terjadi maka akan terjadi proses yang akhirnya menghasilkan embrio bakal buah yang terdapat diji di dalamnya atau di luar

Klasifikasi Makhluk Hidup Kingdom Animalia (Hewan)

penjelasan kingdom Animalia beserta contohnya dalam klasifikasi makhluk hidup

Setelah kita membahas tentang kingdom plantae, Satu kingdom lainnya yang merupakan kelompok terbesar dari klasifikasi makhluk hidup adalah kingdom Animalia (Hewan)

Kingdom animalia adalah kelompok dari pengklasifikasian makhluk hidup yang di bedakan karena kemampuan organisme dalam melakukan pergerakan. Pada dasarnya animalia terbagi kedalam dua kelompok besar yaitu kelompok vertebrata dan invertebrata.

Jika di bandinkan dengan kingdom plantae struktur sel animalia jelas berbeda, sama halnya perbedaaan sel eukariotik dan prokariotik. Untuk lebih jelasnya berikut pengelompokan kingdom animalia

Kelompok Hewan Avertebrata

avertebrata klasisfikasi makhluk hidup

Avertebrata diartikan sebagai struktur hewan yang tidak memiliki susunan tulang belakang dalam tubuhnya. Hewan avertebrata sering juga diistilahkan sebagai hewan bertubuh lunak.

Avertebrata di bagi lagi dalam kelompok atau jenis jenis tertentu agar memudahkan dalam proses identifikasi. Berikut pengelompokannnya

  • Hewan Berpori (Porifera)

Porifera merupakan salah satu jenis dari hewan avertebrata, dimana ciri khsus pada hewan ini menunjukan morfologi bentuk tubuh yang memiliki pori-pori atau berongga.

Sebagian besar hewan porifera tumbuh di perairan laut, contoh hewan porivera sebagai berikut: Scypha, Poerion, Spongilla, Euspongia.

  • Hewan bertubuh Lunak (Molusca)

kelompok hewan molusca

Hewan moluska merupakansalah satu hewan yang sering kita dapati di lingkungan. Struktur tubuh dari hewan ini tidak memiliki tulang belakang dan semua bagian dalam tubuhnya mempunyai struktur lunak.

Untuk beberapa jenis hewan moluska terutama yang hidup didarat mempunyai cangkang sebagai tempat tinggal dan memiliki lendir yang berfungsi sebagai keseimbangan cairan dalam tubuhnya.

Habitat dari molusca terdapat diperairan dan daratan. Berikut beberapa contoh hewan molusca antara lain: gurita, kerang, cumi-cumi, tiram, siput

  • Hewan Berongga (Coelenterata)

Jenis klasifikasi makhluk hidup avertebrata selanjutnya adalah coelenterata. Ciri khusus dari coelenterata adalah tubuh dari hewan ini membentuk layaknya sebuah tabung atau rongga-rongga.

Morfologi dari kebanyakan hewan berongga kebayakan terdiri dari badan mulut dan tentakel-tentakel. Habitat dari colenterata sebagian besar berada di perairn laut

  • Hewan Berbuku-buku atau (Arthropoda)

kelompok hewan artrophoda

Morfologi dari hewan avertebrata jenis arthropoda biasanya terdiri dari 3 bagian yaitu kepala, dada dan badan. Jika dilihat sturktur arthropoda membentuk struktur bagian-bagian pada setiap organnya atau buku-buku.

Ciri khusus hewan ini adalah : Hewan yang memiliki sensitifitas tinggi, memiliki kai banyak dan ukuran mata yang kecil. Contong hewan yang sering kita temui sebagai hewan arthropoda adalah udang

Beikut beberapa contoh hewan berbuku-buku: laba-laba (Arachnoidea), Serangga (insect), udang-udangan (crustacean), lipan (Myriaoda),

  • Hewan Vermes (Cacing)

Jenis pertebrata yang terakhir adalah vermes atau hewan caning-cacingan. Sudah dapat kita pastikan caing adalah hewan yang lunak mempunya tubuh yang simetris bilateral dan tidak bercabang.

Caning dalam pengelompokannya dibagi kedalam tiga kelompok yaitu

  1. Cacing gilig (Nemathelminthes)
  2. Cacing pipih (Platyhleminthes),
  3. Cacing Anelida

Contoh klasifikasi makhluk hidup hewan vermes yang sering kita temukan dalam sehari hari yaitu : cacing hati, cacing perut dan lintah

Kelompok Hewan Vertebrata (Bertulang Belakang)

kelompok hewan vertebrata

Bahasan selanjutnya adalah hewan vertebrata, Jika di atas membahas tentang hewan yang tidak bertulang belakang alias avertebrata, skarang kita bahas tuntas tentang hewan vertebrata.

Sejatinya hewan bertulang belakang terdiri dari 3 bagia penysusun tubuhnya yaitu: Kepla, badan dan ekor. Kemudian jumlahnya pun tidak sennyak hewan tidak bertulang belakang.

Rata-rata ukuran dari hewan vertebrata memiliki ukuran relatif lebih besar di banding hewan avertebrata. Hewan vertebrata erbagi kedalam 4 kelompok antara lain: Pisces (Ikan), Amphibia, Mamalia, Reptil, dan Aves (burung). Berikut penjelasan lengkapnya

  • Kelompok Ikan (Pisces)

Ikan atau pisces merupakan kelompok hewan yang memiliki tulang belakang dimana habitat hidup seluruhnya di air. Ikan melakukan pernapasan menggunkan ingsang, meskipun ada beberapa ikan yang mempunyai pernafasan bantuan.

Pisces memiliki sifat osmosisi pada beberapa ikan yang hidup di air laut. Untuk bergerak ikan penggunkan sirip sebagai alat gerak dan penunjuk arah.

Ikan dapat dikelompokan menjadi 3 kelompok yaitu : Agnatha, chondrichthyes dan osteichthyes.

  • Kelompok Hewan Amfibi

kelompok hewan amfibi vertebraa

Salah satu jenis hewan vertebrata lainnya yang sering kita temuin adalah hewan amphibi. Hewan ini memiliki ciri khusus bisa hidup di dua alam yaitu darat dan air. Kenapa demikian karena pada proses perkembangannya, hewan amphibi kecil bernafas menggunakan ingsang sedangkan ketika dewasa, ingsang berubah menjadi paru.

Berikut beberapa contoh hewan amfibi : Anura, Apoda dan katak

  • Kelompok Hewan Reptilia

Hewan reptil merupakan jenis kelompok hewan hewan melata yang mempunyai sifat berdarah dingin (poikilotern) dan memiliki sisik dalam tubuhnya. Identifikasi lebih gampangnya hewan reptil di tunjukan dengan sifat dia ketika berjalan dengan merayap.

Hewan reptil mempunyai keunikan dapat bertahan dicuaca ekstrim sekalipun, dan menurut para peneliti zoologi hewan reptile merupakan hewan yang sudah hidup ribuan tahun lalu namun mengalami evolusi ukuran saja.

Contoh Hewan reptil : Kadal, buaya, iguana, komodo, kura-kura dan masih banyak lagi.

  • Kelompok Hewan Mamalia

Jenis klasifikasi makhluk hidup mamalia merupakan hewan vertebrata yang dikelompokan berdasarkan cara berkembang biaknya. Hewan mamalia memiliki ciri-cir melahirkan,  kemudian menyusui karena memiliki kelenjar susu.

Dalam kehidupan sehari hari banyak hewan pemamahbiak yang bisa kita temui seperti : Sapi, kambing, monyet dan masih banyaklagi

  • Kelompok Hewan Aves (Burung)

Kelompok hewan yang terakhir dalam kategori hewan vertebrata adalah aves. Aves atau kelompok hewan burung-burung merupakan kelompok salah satu kelompok hewan denga keanekaragaman hayati tingkat spesies yang tinggi.

Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya jenis burung yang terdapat di alam. Ciri khusus hewan ini memiliki bru sebagai penutup kulitnya, dan kemampuan dalam terbang, meskipun tidak semua.

Contoh hewan aves adalah : Bangau, Merpati, Burung love bird dll.

Kingdom Protista

kingdom protista klasifikasi mahkluk hidup

Kategori golongan makhluk hidup yang kedua ialah kingdom protista. Ada sedikit perbedaan antara kingdom monera dan protista, perbedaanya terletak pada membran selnya. Kingdom monera sama sekali tak memiliki membran pada inti sel sedangkan kingdom protista mempunyainya.

Berbeda dengan kingdom sebelumnya, protista mempunyai sifat klasifikasi yang sangat beragam, hewan yang termasuk kingdom protista terbagi kedalam sel tunggal dan multi sel.

Hewan protista mempunyai ukuran yang sangat kecil maka untuk mengamati jenis hewan ini perlu menggunakan alat bantu seperti mikroskop. Namun ada juga makhluk yang berkuruan makroskopis yang dapat diamati dengan mata telanjang.

Ciri ciri kingdom protista mempunyai dua yang menyerupai hewan dan menyerupai tumbuhan. Sifat yang menyerupai hewan karena pada kondisi tertentu jenis mikroorganisme protista memakan organisme lainnya, namun dalam satu waktu mampu memproduksi makanan sendiri seperti sifat tumbuhan

Kingdom protista terbagi kedalam dua kelompok hewan yaitu protozoa dan alga, untuk lebih jelasnya perhatikan penjelasan di bawah ini

Kelompok Hewan Protozoa

kelompok hewan protozoa

Protozoa adalah jenis klasifikasi makhluk hidup yang tergolong kedalam kingdom protista. Kebanyakan dari protozoa merupakan mikroorganisme miskroskopis dengan satu sel. Jika di amati protozoa temasul sel eukariotik ditandai dengan adanya herediter yang tertutup membran. Banyak protozoa memakan benda mati, dan dengan demikian berguna dalam membuang limbah organik.

Untuk memahami protozoa berikut ciri-cirinya

  1. Heterotrop (Tidak bisa membuat makanan sendiri)
  2. Memiliki cillia atau flagel
  3. Termasuk kedalam sel eukariotik
  4. Hidup soliter
  5. Mampu bertahan hidup di berbagai lingkungan

Beberapa contoh makhluk hidup dari kelompok protozoa yaitu:  parameciumEntamoeba coli, plasmodium malarine yang bisa menyebabkan penyakit malaria.

Kelompok Hewan Alga

kelompok hewan alga mirip protista

Sejatinya alga yang termasuk ke dalam kingdom protista adalah alga yang mirip dengan tumbuhan, atau sering disebut kelompok protista mirip monera.

Ciri-ciri alga mirip protista sebagai berikut

  1. Merupakan organisme mikroskopis yang eukariotik
  2. Memiliki sifat klorofil autrotrop
  3. Memiliki akar, batang, daun semi
  4. Berkembangbiak dengan cara seksual dan aseksual
  5. Habitat alga ini berada di perairan laut dan air tawar

Klasifikasi alga yang mirip protista di bedakan antara lain : euglenophyta, phyrrophyta, clorophyta, cryshophyta, paeophytha dan rodhophyta,

Kingdom Monera

Bakteri

Blue Green Algae (Alga Hiaju-Biru)

Kingdom Protista

Protozoa

Alga

Klasifikasi Makhluk Hidup Kingdom Fungi

Zygomycota

Chytridiomycota

Basidiomycota

Deuteromycota

Ascomycota

klasifikasi makhluk hidup

 

 

 

Tinggalkan komentar