1
6232

Tumbuhan Dikotil | Pengertian, Ciri, dan Contoh Gambar | Lengkap

Kali ini saya sharing ilmu tentang Tumbuhan dikotil, atau bagi kalian yang lagi ngerjain tugas biologi bisa scrol ke bawah sampe tuntas. Sudah pahamkan tentang tumbuhan ini? Berikut ini akan saya bahas secara lengkap beserta ciri-ciri, dan contoh gambar.

Secara garis besar tumbuhan terbagi dua jenis berdasarkan keping bijinya. Tumbuhan monokotil (tumbuhan berkeping satu) dan tumbuhan dikotil (tumbuhan berkeping biji dua).

Jika kita tahu sebenarnya banyak contoh jenis tumbuhan monokotil ataupun dikotil di lingkungan kita. Namun karena ketidak tahuan kita, jadi tidak bisa mengidentifikasi termasuk apa tumbuhan yang kita lihat

Pengertian Tumbuhan Dikotil

Tumbuhan keping biji dua atau dikotil adalah sejenis tumbuhan yang tergolong sebagai tumbuhan berbunga. Menurut klasifikasi makhluk hidup dalam ilmu biologi, tumbuhan ini memiliki sepasang daun lembaga atau kotiledon. Daun dikotil sudah terbentuk sejak awal dari biji yang berkeping dua.

Secara fisik ciri-ciri  tumbuhan ini sangat mudah di identifikasi, karna sifatnya yang mutlak berbeda dengan tumbuhan jenis monokotil atau berkeping satu.

Untuk memahami secara mendalam berikut di jelaskan ciri-ciri tumbuhan dikotil

Ciri-Ciri Tumbuhan Dikotil

Sebagaimana makhluk hidup pasti mempunyai ciri-ciri khusus agar mudah di identifikasi. Pengindentifikasian di lakukan guna memudahkan dalam pengelompkokan suatu jenis tumbuhan.

Sehingga setelah dilakukan pengelompokan, akan emudahkan dalam riset suatu tumbuhan. Dibawah ini akan dijelaskan tentang ciri ciri tumbuhan dikotil secara lengkap.

Penjelasan yang dilakukan berdasarkan dan di rujuk penelitian-penelitian tentang pengelompokan jenis tumbuhan. Berikut ciri-cirinya

  • Bijinya Berkeping Dua

ciri tumbuhan dikotil

Sumber: interactioninstitute.org

Jenis tumbuhan berbunga biasanya berasal dari tumbuhan yang menghasilkan biji. Untuk membuktikannya sangat mudah ketika kita kupas akan berbentuk biji keping dua.

Tumbuhan biji keping dua mengalami proses perkecambahan sehingga menghasilkan sepasang daun lembaga atau kotiledon.

Jenis tumbuhan dikotil sering kita temui di lingkungan sekitar kita, seperti pepohonan yang menghasilkan buah buahan. Contohnya pohon mangga, jambu, tumbuhan polong-polongan dan masih banyak lagi.

  • Memiliki Akar Tunggang

ciri-ciri akar tunggang

Akar yang dihasilkan dari tumbuhan ini  berupa akar tunggang. Dimana akar ini menjadi akar lembaga atau akar pokok yang secara terus-menerus tumbuh ke dalam tanah.

Secara fisik akar tunggang berukuran besar dan memiliki bulu-bulu akar yang banyak. Akar tunggang pada tumbuhan biji keping dua berfungsi sebagai penyerap makanan atau unsur hara.

Dalam akar tumbuhan ini terdapat pembuluh pengankut xilem dan floem yang nantinya akan di sebarkan ke seluruh bagian pohon. lebih jelasnya perhatikan contoh gambar di atas

  • Tidak Memiliki Tudung Akar

Tudung akar adalah bagian atau lapisan pelindung akar yang terletak pada ujung akar. Fungsi tudung akar sebagai pelindung akar ketika menembus tanah. Namun pada tumbuhan dikotil tudung akar tidak terlihat, hal tersebut menandakan bahwa tumbuhan ini tidak memiliki tudung akar.

Pada tumbuhan ini terdapat akar tungggang yang sudah cukup kuat untuk menembus lapisan tanah, dan menyerap unsur-unsur tanah. Tudung akar pada tumbuhan merupakan salah satu perkembangan dalam struktur sel yang membentuk organ dalam akar. Berikut penjelasannya dalam gambar

tudung akar

Sumber: Ridwantaskblog

  • Memiliki Daun Menjari atau Menyirip

ciri daun menjari dan menyirip

sumber : arts2science.wordpress.com

Ciri selanjutnya pada tumbuhan ini adalah memiliki jenis tulang daun yang menjari atau menyirip. Secara fisik bisa kita amati susunan daun pada biji dikotil yaitu terdiri dari:

  • Tulang utama adalah tulang yang terdapat pada posisi tengah daun, biasanya ukuran tulang utama lebih besar dari tulang sekunder
  • Tulang sekunder, adalah tulang yang bergantung pada tulang utama, tulang sekunder berfungsi sebagai tempat menempelnya daun dari tumbuhan tersebut

Untuk lebih memahaminya bisa perhatikan gambar di atas, terlihat jelas bahwa tulang utama dan sekunder satu sama lain saling membentuk susunan tulang pada daun

  • Memiliki Batang dan Akar yang Besar

batang dikotil

Sumber: Kompasiana

Ciri selanjutnya pada tumbuhan dikotil terlihat dari batang dan akar yang memiliki ukuran besar. Besarnya ukuran batang dan akar dipengaruhi umur tumbuhan.

Selain itu penyebab besarnya batang dan akar dikarenakan adanya pembuluh angkut xilem dan floem.

  • Mempunyai Kambium Pada Batang

Kambium adalah lapisan jaringan aktif pada tumbuhan yang terdapat pada jaringan pembuluh angkut xilem dan floem. Kambium terbagi kedalam dua jenis yaitu kambium gabus dan kambium vaskular.

Pertumbuhan kambium kearah dalam membentuk kayu sedangkan pertumbuhan kambium ke arah luar membentuk jaringan luar atau kulit.

Jika kita perhatikan pada kayu yang dipotong terdapat garis melingkar sesuia umur tumbuhan. Zat kambium pada kayu hanya dimiliki oleh tumbuhan dikotil, perhatikan gambar di bawah inikambium batang dikotil

Sumber: dosenpendidikan.com

  • Memiliki Bunga kelipatan 2, 4 dan 5

bunga dikotil

Sumber: wildansains

Jika kita perhatikan ternyata tumbuhan biji keping dua, memiliki bunga dengan kelipatan 2,4, atau 5. Artinya setiap kumpulan helai bunga pada kelopak berjumlah 2, 4 atau 5 helai.

Dengan adanya ciri dari kelipatan bunga ini sangat mudah bagi kita untuk mengidentidikasinya. Mungkin jika mengidentifikasi tumbuhan menggunakan akar atau ciri yang lain agak sulit.

Dengan adanya ciri keliatan bunga, proses identifikasi pun lebih mudah dan cepat

Contoh Tumbuhan Dikotil

Secara teori baik pengertian dan ciri-ciri sudah di jelaskan secara lengkap di atas. Untuk memudahkan dalam proses belajar atau mengidentifikasi alangkah baiknya kalian memahi dengan lebih dalam. mengapa kita harus mengetahui hal ini karena tingkat keanekaragaman hayati dalam genus tumbuhan cukup tinggi.

Agar mudah dalam mengidentifikasi boleh juga membuat catatan kecil tentang ciri-ciri yang sudah disebutkan diatas.

Setelah kalian cukup paham tentang pengertian dan ciri ciri dikotil, Berikut beberapa contoh tanaman dikotil yang ada di sekitar kita, disertakan  manfaatnya:

Bunga Matahari (Helianthus annuus L.)

Bunga matahari tumbuhan dikotil

Apa yang pertama kali kamu ingat ketika mendengar kata bunga matahari? Tumbuhan yang berasal dari meksiko ini mempumyai ciri khas bunga yang tersusun atas beberapa helai bunga dan di tengahnya terdiri dari susunan biji.

Kenapa di sebut bunga matahari? Jika kita perhatikan bentuk dari bunga ini bulan seperti matahari, selain itu tumbuhan ini tumbuh mengarah ke matahari terbit.

Sebagai penghasil biji bunga matahari atau kuaci, Helianthus annuus L bisa diolah menjadi camilan ringan kaya vitamin C.

Selain dimanfaatkan sebagai cemilan, biiji bunga matahari jika kita tau pengolahannya dpat menghasilkan minyak. Tumbuhan ini juga termasuk contoh tumbuhan yang sering dijadikan tanaman hias.

Sayuran Cabai (Capsicum frutescens)

cabai tumbuhan dikotil

Siapa pecinta pedas? Di Indonesia cabe atau cabai dikenal sebagai salah satu bumbu masakan yang menghasilkan citarasa pedas. Ada banyak varietas cabe, dari yang tingkat ke pedasannya standar sampai level pedas.

Semua jenis cabe termasuk tanaman dikotil. Jika di olah dan dimanfaatkan dengan baik, cabai dapat berfungsi sebagai obat.

Kandungan Lasparaginase dan Capsaicin yang mermanfaat sebagai zat antikanker. Kemudian kandungan vit C pada cabai sangat tinggi sehingga baik untuk kesehatan.

Manfaat lain dari tanaman ini, cabai menjadi komoditas unggulan bagi para petani, sehingga dapat mensejahterakan petani cabai.

Sayur/Buah Petai (Parkia speciosa)

cabai tumbuhan dikotil

Bagi sebagain orang pete/petai merupakan salah satu sayur yang sangat  di minati, namun ada juga yang membenci setengah mati. Aroma khas pada pete memberikan sensasi tersendiri.

Dengan tinggi pohon mencapai 20 m, pohon ini termasuk, pohondengan tegakan tinggi. Untuk membuktikan tanaman ini di kotil atau bukan kita bisa buka biji petai dan lihat, bijinya terdiri dari 2 keping lembaga.

Petai termasuk pohon jenis polong-polongan. Pemanfaatan petai di indonesia digunakan sebagai bahan masakan atau lalapan.

Meskipun mempunyai bau yang khas ternyata petai sangat bagus untuk kesehatan terutama untuk ginjal, kandungan serat dan kaliumnya sangat tingg, dengan catatan jangan terlalu banyak ketika mengkonsusmsi.

Buah Jambu Biji (Psidium guajava)

jambu biji tanaman dikotil

Buah yang sering kita temui di pekarangan rumah ini, dari segi harganya pun murah namun kandungan vit C nya cukup tinggi. Brasil merupakan daerah dimana asal tanaman yang menghasilkan buah yang keras ini.

Jika kita lihat dari ciri fisik daun pohon jambu, maka tanaman ini termasuk kedalam tumbuhan dikotil. mengapa demikian karena terdiri dari susunan daun yang menjari dan menyirip.

Ada beberapa jenis jambu yang sudah kita kenal, seperti jambu klutuk, jambu merah, jambu kristal dan jambu mutiara.

Buah jambu sangat baik jika di konsumsi secara rutin, kandungan vitamin dan seratnya sangat bagus untuk kesehatan tubuh. Selain itu tumbuhan ini jika kita tanam di pekarang rumah bisa berfungsi sebagai teduhan.

Buah Mangga (Mangifera indica)

Tumbuhan dikotil mangga

Mangga atau pelem dalam bahasa jawa merupakan jenis buah kayak akan vitamin C. Pohon mangga merupakan jenis tumbuhan dikotil.

Ciri fisik dari pohon mangga sudah terlihat jelas, baik dari batangnya yang besar, daunnya yang menjari dan menyirip, serta buanganya berkelipatan lima.

Mangifera indica merupakan pohon yang berasal dari India atau Burma. Tumbuhan penghasil buah dengan rasa yang manis ini, jika kita kupas, kemudian kita belah bijinya. Maka akan terlihat bahwa biji mangga merupakan jenis biji keping dua atau dikotil. secara umum ekosistem tempat tumbuh pohon ini berada di iklim tropis

Di indonesia banyak tumbuh berbagai varietas mangga, mulai dari mangga harum manis, mangga gedong, mangga cengkir, mangga apel dan masih banyak jenis mangga lainnya.

Sedangkan daerah penghasil mangga di Indonesia salah satunya adalah Indramayu.

Kacang kedelai (Glycine max)

Tumbuhan dikotil kedelai

Kacang kedelai merupakan jenis tumbuhan polong-polongan. Kedelai adalah tumbuhan biji keping dua, yang terbungkus kulit sehingga kedua bagian keping tertutup.

Proses tumbuh kedelai yaitu ketika biji kedelai kering mendapat unsur hara dan air maka akan terjadi proses perkecambahan. Sistem perakaran kedelai adalah akar tunggang meskipun pohonnya tidak besar, batang terdiri dari 3 sampai 6 cabang dengan rata-rata tumbuh mencapai 100 cm.

Bunga pada tumbuhan kedelai merupakan jenis bunga sempurna dimana terdapat putik dan benang sari. Sedangkan daun tanaman ini pada awal tunas berbentuk daun tunggal, namun cabang berikutnya berbentuk majemuk.

Kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati. Kedelai di Indonesia kedelai menjadi bahan pokok pembuatan tahu dan tempe sebagai bentuk pemanfaaatan bioteknelogi dalam proses permentasi. Pemanfaatan lain dari kedelai sering disajikan menjadi susu kedelai.

Tumbuhan Dikotil Buah Rambutan (Nephelium lappaceum)

tumbuhan dikotil rambutan

Penamaan rambutan pada jenis buah ini didasarkan pada fisik buah ini dimana kulit buah menyerupai rambut. Nephelium lappaceum merupakan tumbuhan yang banyak tersebar di daerah tropisseperti di Indonesia. Tumbuhan ini merupakan salah satu jenis tanaman biji keping dua.

Ciri-ciri pohon rambutan seperti bentuk akar, batang, daun dan bunga pada rambutan, ketika dilakukan identifikasi masuk dalam sarat-sarat tumbuhan dikotil.

Dimana memiliki akar tunggang, pohon yang berkambiaum, memiliki bunga dengan keliapatan 5, dan memiliki biji yang apabila kita buka terdiri dari dua keping lembaga.

Rambutan tumbuh subur di bumi indonesia. Daging buah  yang renyah dan manis serta kandungan vitamin yang bagus buat tubuh, menjadikan buah ini banyak di konsumsi masyarakat.

Berikut beberapa varietas rambuatan yang ada,  ‘Rapiah’ dari Pasar minggu, ‘Bahrang’ dari Langkat,’Sibatuk Ganal’ dari Sungai Andai, Kalimantan Selatan, ‘Nona’ dari Kampar, Riau, dan masih banyak lagi.

Pohon Albasia (Pohon Albasia)

tumbuhan dikotil albasia

Albasia atau pohon sengon merupakan jenis pohon besar alami penghasil kayu. Sengon tersebar luas di daerah Asia Tenggara. Daerah fokus penyebaran sengon di Indonesia ada di pulau Jawa dan Bali.

Ciri daun majemuk dengan tulang daun menjari menjadi salah satu ciri kalau pohon ini merupakan jenis tumbuhan dikotil.

Sengon merupakan pohon yang dimanfaatkan kayunya. Dengan densitas 320–640 kg/m³ pada kadar air 15%, sengon menghasilkan jenis kayau agak ringan, berserat kasar namun mudah di kerjakan.

Pemanfaatan sengon biasanya untuk keperluan konstruksi, peti mati, korek api, papan penyekat dan masih banyak lagi fungsinya.

Pohon Mahoni (Swietenia Mahagony Jaca)

tumbuhan dikotil pohon mahoni

Pohon mahoni adalah pohon denga ciri-ciri sebagai berikut, tinggi pohon bisa mencapai 40 meter, dengan diameter batang utama mencapai 150 cm.

Struktur akar tunggang, dahan bercabang, daun menyirip majemuk bulat seperti telur. Dari ciri ciri tersebut sudah jelas bahwa mahoni termasuk tumbuhan  dikotil.

Tumbuhan yang berasal dari hindia barat ini bisa hidup di berbagai lahan, baik gunung tanah inggir sungai bahkan pinggir jalan. Penanaman Mahoni di pinggir jalan dsebakan karena pohon ini mampu myerap polusi udara berkisar 47%-69%. Dengan tinggi bisa mencapai 40 meter, mahoni berfungsi sebagai pohon teduhan.

Manfaat lain dari pohon ini adalah kayu nya. Struktur kayu yang keras dan kuat menjadikan bahan kayu “kusen” dengan harga yang cukup mahal. Disamping itu buah mahoni bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita.

Ada beberapa penyakit yang bisa di sembuhkan dengan khasiat mahoni, yang jika kita amati seperti manfaat tanaman toga.

Kesimpulan

Mudahkan mengidentifikasi macam-macam tumbuhan dikotil. Sebenarnya masih banyak lagi jenis tumbuhan dikotil yang bisa di tulis namun ntar aja deh di tambahain nya. Cukup sekian tulisan kali ini semoga bermanfaat bagi teman teman, Terima kasih

 

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply