466

Pengertian Ekosistem, Komponen, Jenis dan Contoh Gambar.

Ayoo siapa yang belum paham materi kemaren ketika di kelas tentang ekosistem? Kali ini saya akan membahas tentang pengertian ekosistem baik itu komponen pembentuk dan jenis-jenis ekosistem. Disini juga akan dibahas beberapa contoh ekosistem, agar kalian lebih bisa memahami lebih dalam.

Mungkin dalam kehidupan sehari-hari kita jarang membahas tentang ekosistem. Kita lebih mengenal bahasan ini hanya ada di ruang kelas atau di institusi dan lembaga yang memebahas  lingkungan.

Namun tidak ada salahnya jika kita memahami kembali apa itu ekosistem, untuk apa kita memahaminya, dengan tujuan agar kita bisa menjaga dan melestarikan lingkungan yang kita tempati ini.

PENGERTIAN EKOSISTEM

Pengertian Ekosistem

Pengertian Ekosistem Menurut A.G Tansley (1935)

Istilah ekosistem pertama kali diperkenalkan oleh A.G Tansley (1935) yang sebelumnya dikenal dengan istilah bioconenois. Tansley mengartikan bahwa ekosistem merupakan unit-unit ekologi yang ada didalam sebuah struktur dan memiliki fungsi tertentu.

Struktur yang di maksud Tansley adalah hubungan antara keanekaragaman spesies. Adapun fungsi yang dimaksud adalah hubungan antara siklus materi dan arus energi melalui komponen ekosistem

Baca Juga: Jenis-jenis Tumbuhan dikotil

Dari beberapa pendapat ahli tentang ekosistem maka dapat disimpulkan bahwa:

Pengertian Ekosistem adalah

Ekosistem adalah suatu kesatuan ekologi yang membentuk hubungan satu sama lain secara timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Makhluk hidup didalamnya termasuk manusia hewan dan tumbuhan sedangkan lingkungan terdiri dari tanah, udara, air, dan lain sebagainya.

Didalam ekosistem terdapat kesatuan ekologi, dimana ekologi berasal dari bahasa Yunani kuno “oikos” yang berarti “habitat” sedangkan “logos” berarti ilmu.

Sehingga Ekologi dapat diartikan sebagai Ilmu yang secara khusus mempelajari bagaimana interaksi antara makhluk hidup dengan makhluk hidup lainnya, dan interaksi antar makhluk hidup dengan lingkungannya.

Ekosistem dengan ekologi tidak bisa dipisahkan artinya sudah menjadi satu kesatuan. Sedangkan kebalikan dari ekosistem adalah acocide atau kerusakan ekosintem itu. Kenapa bisa jadi kerusakan pada ekosistem karena ada faktor-faktor penyebab pembentuknya.

Secara umum ekosistem terdiri dari dua komponen besar yaitu komponen biotik dan abiotik atau komponen hidup dan yang tidak hidup.

Komponen-Komponen Ekosistem (Faktor Pembentuk)

Ekosistem merupakan hubungan antara unit biosistem makhul hidup dan lingkungannya. komponen tersebut berupa komponen biotik dan abiotik, berikut penjelasannya

1. Komponen biotik

Komponen-biotik

Komponen yang pertama adalah komponen biotik. Biotik adalah komponen-komponen dimana penyusunya terdiri dari kumpulan-kumpulan makhluk hidup. Komponen biotik disini merupakan semua organisme dari ukuran terkecil sampai ukran terbesar.

Contoh komponen biotik yang gampang di identifikasi seperti hewan, tumbuhan, virus dan masih banyak lagi. Komponen biotik jika di bedakan berdasarkan peranannya dialam maka di bedakan menjadi dua yaitu makhluk hidup Autrotrop dan Heterotrop dan Dekomposer

  • Makhluk Hidup Autrotrop

Autrotrop adalah organisme yang mampu membuat makanan sendiri artinya, organisme ini dapat merubah bahan anorganik menjadi organik. Perubahan terjadi dengan bantuan energi dari cahaya matahari dan proses kimia.

Contoh organisme autotrof yaitu: tumbuhan, alga, dan beberapa bakteri. Organisme autrotrop dalam peranan ekosistem disebut juga sebgai produsen.

Produsen, adalah organisme yang mampu menghasilkan makanan sendiri melalui fotosintesis dan proses kimiawi. salah satu kelompok ini seperti tumbuhan yang memiliki zat hijau daun atau klorofil.

  • Makhluk Hidup Heterotrop

Heterotrof berasal dari kata heteron: “lainnya” dan trophe : “nutrise”. Sehingga dapat diartikan sebagai makhluk hidpup yang memakan makhluk hidup lainnya. Heterotrop dapat diartikan juga sebagai organisme yang tidak bisa membuat makanan sendiri yang berarti sebagai konsumen.

Contoh organisme heterotof  adalah manusia, hewan, jamur, dan mikroba.

Organisme heterotrok menunjukan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi dibandin organisme produsen atau autrotrof. Namun organisme heterotrop memiliki sifat ketergantungan terhadap organisme lain sebagai penghasil makanan atau produsen.

  • Makhluk Hidup Dekomposer (Pengurai)

Dekomposer adalah organisme detritivor dimana kemampuannya sebagai organisme pemakan bangkai. Detrivor bisa menguraikan senyawa organik dari makhluk hidup yang sudah mati untuk dikembalikan lagi ke ekosistem.

Berikut  contoh dekomposer: serangga, cacing, tanah, bakteri dan jamur.

Pengurai atau dekomposer adalah makhluk hidup yang mampu menguraikan senyawa-senyawa organik yang berasal dari makhluk hidup lainnya yang telah mati.

2. Komponen Abiotik

komponen abiotik

Komponen abiotik adalah komponen dari ekosistem yang tidak hidup. Apabila didefinisikan komponen abiotik adalah komponen yang berwujud fisik dan kimia. Komponen abiotik kimia adalah komponen dimana media substrasinya sebagai tempat lingkungan hidup nya.

Secara umum komponen abiotik terdiri dari:

  • Air

Air merupakan komponen penting dalam abiotik. Unsur pembentuk terdiri dari dua atom Hidrogen (H2) dan satu molekul Oksigen (O) sehingga m3mbentuk senyawa air (H2O). Air merupakan komponen abiotik yang penting bagi organisme biotik.Lebih dari 90% organisme biotik membutuhkan air sebagai sumber kehidupan.

  • Garam Mineral

Garam merupakan unsur mineral dengan unsur pembentuknya Natriun (Na), Clorin (Cl), magnesium, (Mg) dan carbon (Ca), semua itu merupakan unsur-unsur pembentuk garam.

Mineral garam sangat diperlukan sebagai unsur hara bagi makhluk biotik. Contoh saja mineral garam berfungsi sebagai unsur mikro khususnya bagi tumbuhan. Sedangkan bagi manusia mineral garam menjadi salah satu nutrisi bagi metabolisme tubuh.

Garam mineral menjadi nutrisi bagi makhluk biotik untuk tumbuh, berkembang, dan bereproduksi. Ketika salah satu unsur mineral dalam biotik tidak terpenuhi maka akan terjadi malnutrisi, yaitu kondisi gejala-gejala tidak sehat. Nutrisi yang terlalu sedikit atau yang terlalu banyak dapat menimbulkan masalah. Salah satu nutrisi yang paling

Contoh lain garam mineral sebagai unsur dari ekosistem adalah dalam proses osmosis.

  • Cahaya Matahari

Coba anda bayangkan jika di dunia ini tidak ada cahaya, apakah ada kehidupan tanpa cahaya? Cahaya menjadi salahsatu unsur abiotik yang sangat penting. Keberadaan cahaya menjadi faktor keberlangsungan ekosistem pendukung lainnya. salah satu contoh dalam peristiwa foto sintesis.

Proses fotosintesis adalah proses dimana komponen biotik, cotohnya tumbuhan menghasilkan makanan dengan cara merubah karbon dioksida (Co2) dan (H20) dengan bantuan energi matahari. Sehingga menghasilkan makanan dan 02.

Sedangkan matahari merupakan sumber utama  cahaya bagi bumi. Cahaya matahari menjadi faktor keberlangsungan hampir semua makhluk hidup di muka bumi. Disamping sebagai komponen abiotik cahaya matari menghasilkan energi yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan manusia.

Begitupun organisme-organisme kecil membutuhkan energi matahri sebagai sumber kehidupan karena bersifat memicu reaktif pada organisme-organisme tertentu.

Secara tidak langsung pemanasan matari menyumbang terhadap pergerakan masa udara dari satu tempat ke tempat lain sehingga mempengaruhi perpindahan udahra. Pergerakan udara ini sangat berguna bagi makhluk biotik baik manusia, tumbuhan maupun organisme lain.

  • Tanah

ekosistem tanah

Kenapa tanah menjadi  salah satu unsur abiotik yang penting? Tanah adalah lapisan kulit bumi paling luar dimana terbentuk akibat hasil evolusi batuan dan organisme organik. Karakteristik tanah menjadi penting karena kandungan hara, komposisi mineral, dan pH.

Karakteristik tanah di bedakan berdasarkan struktur tanah tersendiri. Struktur fisik tanah di kaitkan dengan fungsi dari jenis jenis tanah yang ada. Contoh seperti tanah aluvial, tanah lempung berpasir, tanah liat dan jenis tanah lainnya.

Pengklasifikasian tanah didasarkan kepada proses pembentukan tanah dan kandungan serta stuktur tanah itu sendiri.

  • Suhu

Secara sederhana suhu adalah derajat beda panas suatu kondisi, bisa berbentuk benda, kondisi alam atau kondisi zat ketika sudah diberikan perlakuan tertentu. Suhu sangat berpengaruh ekosistem, suhu bisa menentukan jenis ekosistem, keberlangsungan ekosistem dan karakteristik ekosistem.

Contoh suhu di pegunungan sangat berbeda dengan suhu di dataran rendah. perbedaan suhu tersebut sangat memepengaruhi ekosistem di dalamnya baik dari jenis tumbuhan, pola sebaran organisme dan tinggat kemampuan bertahann hidup.

Beberapa faktor pembentukan suhu antara lain, lama penyinaran matahari, tinggi rendahnya suatu tempat, bentukan awan dan masih banyak faktor lainnya.

  • Iklim

Dalam ilmu klimatologi Iklim di definisikan cuaca rata-rata pada suatu area tertentu dalam kurun waktu yang cukup lama. Sedangkan cuaca adalah kondisi baik itu suhu, kelembaban di suatu daerah namun dalam waktu yang cukup singkat.

Contoh iklim seperti iklim di gurun, pasti akan mempengaruhi ekosistem di gurun, sedangkan contoh cuaca seperti cuaca hari ini hujan atau mendung, dan biasanya tidak terlalu berpengaruh terhadap ekosistem.

Tipe-Tipe Ekosistem

Pada umumnya ekosistem di bagi kedalam 2 jenis berdasarkan pembentukannya, yaitu ekosistem alami dan ekosistem buatan. Lebih jelasnya akan di bahas di bawang mengenai tip-tipe ekosistem berdasarkan pembentukannya.

Pengertian Ekosistem Alami

ekosistem alami

Berikut: Macam-Macam Bunga Anggrek

Definisi ekosistem alami adalah ekosistem yang terbentuk secara alami oleh alam itu sendiri, proses pembentukan ekosistem alami memelukan waktu yang sangat lama. Ciri khusus ekosistem alami adalah tidak adanya campur tangan manusia sama sekali.

Ekosistem alami terbagi kedalam dua jenis kelompok berdasarkan tempat ekosistem itu terbentuk yaitu ekosistem akuatik dan ekosistem teresterial. Berikut contoh-contoh ekosistem alami

Contoh Ekosistem Akuatik atau perairan

1. Pengertian Ekosistem air tawar

Air tawar adalah suatu luasan masa air dengan kandungan garam yang sedikit. Ciri-ciri ekosistem air tawar antara lain memiliki tidak memiliki variasi suhu , penyerapan sinar matahari yang sedikit, kemudian dipengaruhi cuaca dan diklim.

Dalam ekosistem air tawar terbagi lagi kedalam beberapa ekosistem berdasarkan lokasi dimana air tersebut berada. Berikut beberapa contoh ekosistem air tawar

  1. Ekosistem sungai
  2. ekosistem danau
  3. ekosistem rawa

Ekosistem sungai

ekosistem sungai

Ekosistem sungai adalah salah satu ekosistem air tawar atau badan air yang mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah pada satu arah. Secara garis besar ekosistem sungai terdiri dari air yang bergerak, mempunyai dasar permukaan tanah berbatu kecil maupun besar.

Komponen biotik di ekosistem air biasanya hewan-hewan air tawar berupa ikan, kepiting, udang air tawar dan jenis hewan sungai lainnya.

2. Contoh-Contoh Ekosistem air laut

Ekosistem air laut adalah ekosistem dengan luasan paling besar diantara ekosistem-ekosistem lainya. Secara umum ekosistem laut mempunyai salinitas atau tingkat kadar garam yang lebih tinggi dibanding air tawar. Di laut terjadi penguapan yang  sangat besar, pada umumnya tidak terpengaruh dengan iklim.

Berdasarkan lokasi ekosistem laut dibedakan menjadi beberapa ekosistem, beberapa contoh pengertian ekosistem laut diantaranya:

  1. Ekosistem Pantai
  2. Ekosistem lamun
  3. Ekosistem Estuaria
  4. Ekosistem Terumbu Karang
  5. Ekosistem Laut dalam

Pengertian Ekosistem pantai

ekosistem panatai

Ekosistem pantai adalah hubungan antara komponen-komponen biotik dan abiotik yang ada dikawan pantai. Umumnya di pantai ada gundukan pasir sebagai komponen abiotik yang dimanfaatkan sebagai tempat mencari makan oleh beberapa jenis kerang pantai.

Ekosistem Estuaria

Ekosistem Estuaria adalah ekosistem dimana bertemunya air laut dan air darat. Daerah estuarian menjadi salah satu lokasi paling subur karena memiliki unsur hara yang sangat tinggi. Produktifitas di perairan estuaria sangat berbeda dengan area ekosistem laut lainnya.

Kita ketahui di estuaria menjadi tempat banyak makhluk laut untuk mencari makan dan berkembang biak. Selain itu  sebagai tempat tumbuhnya beberapa tanaman laut seperti bakau yang berfungsi penahan abrasi. Di ekosistem estuaria sangat jelas terjadi hubungan antara komponen biotik dan abiotik.

Definisi Ekosistem lamun

Lamun atau seagrass merupakan kelompok tumbuhan yang hidup di bawah permukaan air dengan pasir sebagai substar ia hidup. Lamun menjadi adalah satu‑satunya tumbuhan yang dapat berbunga di air laut.

Ekosistem lamun merupakan tempat beberapa makhluk hidup di laut mencari makan. Ekosistem tersebut terbentuk karena interaksi biotik seperti lamun, ikan-ikan kecil, udang udangan dengan komponen abiotik seperti pasir air dan untuk mendapatkan cahaya matahari.

Pengertian Ekosistem Terumbu Karang

ekosistem terumbu karang

Coral reef atau terumbu karang adalah sebuah luasan di bawah permukaan laut yang terbentuk karena adanya  hubungan biotik dan abiotik. Ekosistem terumbu karang menjadi tempat hewan-hewan tumbuh berkembang biak dan tempat tinggal.

Tidak hanya berfunsgi sebagai tempat tinggal makhluk laut, terumbu karang menjadikan air di sekitarnya menjadi jernih dan pantai di sekitarnya mempunyai pasir putih.

Sebagai negara kepulauan Indonesia merupakan negara yang mempunyai ekosistem terumbu karang dengan tingkat keanekaragaman hayati paling tinggi di dunia.

Ekosistem Laut Dalam

Ekosistem laut dalam merupakan ekosistem yang masih minim untuk dijelaskan, karena keterbatasan untuk menggali informasinya. Namun secara umum ciri-ciri ekosistem laut dalam adalah laut yang memiliki kedalaman lebih dari 6.000 m, dengan penentrasi cahaya yang sedikit.

Beberapa organisme laut dalam biasanya mempunya organ fluorecens yaitu organ yang dapat menimbulkan cahaya

3. Pengertian Ekosistem Terestrial (Ekosistem Darat)

ekosistem darat

Ekosistem terestrial adalah ekosistem yang terbentuk di daratan dengan faktor faktor pembentuknya. Penentuan daerah terbentuknya ekosistem darat didasrkan pada kondisi iklim dan cuaca di lokasi tersebut.

Iklim dan cuaca berperan penting dalam penentuan pola yang terjadi pada zona ekosistem darat. Hal itulah yang menyebabkan ekosistem darat berada pada lokasi tertentu. Berikut contoh-contok ekosistem teresterial yang terbentuk

Contoh Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Ciri Hutan hujan tropis yaitu memiliki kerapatan hujan hujan 200-225 cm per tahun. Ekosistem Hutan hujan tropis terbentuk pada zona lokasi yang berada pada daerah subtropik dan subtropik.

Dengan iklim hangat, tingkat kelembaban dan lama penyinaran yang tinggi, menyebabkan tingginya spesies yang tumbuh baik itu hewan maupun tumbuhan. Pada Ekosistem hutan hujan tropis ditandai pula dengan tingkat keanekaragaman spesies yang tinggi

Selain itu ada beberapa ekosistem hutan seperti:

  1. Hutan gugur
  2. Taiga
  3. Tundra

Ekosistem Sabana

Ekosistem sabana adalah ekosistem yang terbentuk dari hamparan luas padang rumput dengan pepohonan tinggi namun jarang. Di beberapa sudut hamparan terdapat semak-semak belukar tempat tumbuhnya beberapa jenis tanaman perdu.

Ekosistem sabana memiliki curah hujan 40 – 60 inci per tahun dan biasanya berada di wilayah trofik dan subtopik. Sabana merupakan tempat berkumpulnya hewan-hewan sabana seperti serangga serta mamalia seperti zebra, hyena, dan singa.

Ekosistem Gurun

ekosistem gurun

Ekosistem gurun atau bioma gurun merupakan sebuah interaksi antara biotik dan abiotik di kwasan padang pasir. Meskipun kondisi padang pasir yang sangat ekstrim namun didalamnya terdapat interaksi antara makhluk hidup dengan komponen lainnnya.

Ciri utama ekosistem gurun adalah, tingginya penyinaran matahari, mempunyai curah hujan yang sedikit bahkan hampir tidak ada. Di gurun laju penguapan sangat tinggi, struktur tanah berupa pasir dan bebatuan.

Didalam ekosistem gurun ditemukan beberapa tumbuhan yang mampu bertahan hidup. Tumbuhanseperti kaktus dan hewan-hewan tertentu seperti ular, kalajengking, dan hewan nokturnal lainnya.

Pengertian Ekosistem Karst

ekosistem karst

Pengertian Ekosistem adalah sebuah bentuk interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungan. Karst adalah  permukaan bumi yang depresi tertutup (closed depression), drainase permukaan, dan gua.

Daerah karst terbentuk karena pelarutan batuan. Asal mula karst berawal dari nama kawasan di Yugoslavia dimana ditemukan kawasan batu gamping. Ciri-ciri utama ekosistem karst adalah tanah sedikit mengandung unsur hara, mudah longsor dan mudah kena erosi.

Pengertian Ekosistem Buatan

Ekosistem buatan adalah ekosistem yang terbentuk pada suatu zona akibat campur tangan manusia. Ekosistem ini di buat dengan tujuan-tujuan tertentu guna memenuhu kebutuhan manusia dan makhluk biotik lainnya.

Berikut beberapa Contoh ekosistem Buatan

  • Suaka Marga Satwa
  • waduk
  • Taman Hutan raya
  • Bendungan
  • Perkebunan teh
  • Perkebunan kelapa sawit

Penutup

Gimana kalian sudah baca tentang pengertian ekosistem secara lengkap? Sudah memahami nya kah? Jangan lupa catat point-point penting agar kalian bisa mengidentifikasisecara lengkap. Jangan pernah berhenti belajar dan mari cintai lingkungan dan ekosistem kita.

 

 

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply