1
13794

Pengertian Manajemen, Fungsi, Ciri, Tujuan dan Contoh-Contoh [LENGKAP]

Di artikel kali ini saya akan membahas pengertian manajemen sebagai lanjutan dari artikel sebelumnya tentang pengertian administrasi. Kenapa membahas tentang manajemen, karena ilmu ini merupakan seni mengatur dan di atur. Shingga kita wajib memahaminya.

Ibarat pondasi rumah, manajemen bisa di terapkan di semua lini kehidupan. Seperti bagaimana kita bekerja, bagaimana kita mencapai sesuatu, bagaimana kita di masyarakat dan masih banyak lagi contoh penerapan manajemen.

Ilmu manajemen sangat luas sekali, kita sering mendengar manajemen selalu di kaitkan dengan kegiatan bisnis atau kegiatan usaha. Tapi lebih dari itu manajemen selalu hadir dalam kehidupan kita sehari-hari.

Pengertian Manajemen Secara Etimologis

pengertian-manajemen

Kata manajemen merupakan kata serapan dari bahasa prancis kuno yaitu “ménagement” yang berarti seni dalam mengatur dan melaksanakan aturan. Aturan dalam manajemen bisa terjadi baik perseorangan ataupun kelompok organisasi.

Baca Juga: Pengertian administrasi dan prinsip-prinsipnya

Arti kata seni dalam manajemen merupakan suatu tatacara yang indah dalam mengatur sesuatu, baik itu sumberdaya manusia ataupun sumberdaya alam.

Mengapa dikatakan seni? Karena karena didalam  sistem manajemen ada sebuah keteraturan, sehingga segala sesuatu yang diterapkan manajemen terdapat sebuah struktur keteraturan yang indah.

Memang, keindahan itu hal yang relatif. Namun kita bisa menganalogikan hal itu pada sistem motif batik. Jika kita perhatikan corak batik, pola gambar  batik itu tidak simetris, artinya bukan sesuatu yang bisa dideskripsikan dengan jelas.

Corak batik mempunyai pola tidak teratur. Namun karena adanya pola pengaturan dari pembatik sehingga tersusun rapih dan indah membentuk seni motif batik tersebut. Kemudian apa hubungannya seni sama manajemen. Dilihat dari analoginya, manajemen itu untuk mengatur sehingga membentuk pola keteraturan yang baru.

keteraturan pola baru tersebut membentuk keindahan, sehingga dikatakan seni.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

definisi manajemen

Kalau diatas kita membahas manajemen secara etimologis, sebagai refensi ada beberapa pendapat para ahli tentang apasih manajemen itu? Banyak para ahli yang mendefinisikan manajemen menurut pemahaman mereka. berikut pengertian manajemen menurut para ahli

1. Encylopedia of the Social Science

Manajemen dapat diartikan sebagai proses yang dalam pelaksanaanya terdapat tujuan-tujuan ,direncanakan, kemudian dilaksanakan dalam proses pengawasan.

2. George. R. Terry

Definisi management ialah suatu kerangka kerja. Kerangka kerja diartikan sebagai proses yang mengikutsertakan arahan dan bimbingan dari seseorang ke arah tujuan bersama atau organisasi. Dengan tujuan yang telah ditentukan dan disepakati sebelumnya.

3. James A.F Stoner

Pengertian Manajemen menurut James ialah proses penggunaan sumber daya, dalam merencanakan, dan mengorganisasika nagar tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.

4. Mary Parker Follet

Marry berpendapat bahwa Manajemen adalah sebuah seni, dimana setiap  pekerjaan dapat dilakukan oleh orang lain dengan aturan tertentu.

5. Luther Gulick

Definisi manajemen diartikan melalui pendekatan suatu bidang ilmu pengetahuan. Dimana ada upaya secara sistematis yang memiliki tujuan bagaimana manusia bisa bekerja sama dalam menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

6. Wilson Bangun

Deskripsi manajemen adalah rangkaian kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh setiap anggota organisasi/lembaga/kelompok untuk meraih tujuan kelompok tersebut.

7. Koontz

Pengertian manajemen adalah suatu seni yang paling efektif yang pelaksanaannya didasarkan pada pemahaman mengenai ilmu tertentu yang mendasarinya untuk tercapainya tujuan-tujuan yang di tetapkan.

8. Oey Liang Lee

Manajemen adalah gabungan dari seni perencanaan dan ilmu yang mendasarinya. Seperti pengorganisasian, penyusunan, pengendalian, dan pengarahan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Fungsi-Fungsi Manajemen

Fungsi manajemen

Setelah kita membahas tentang pengertian apa itu manajemen, diharapkan paham terlebih dahulu, agar ketika memahami fungsi manajemen lebih mudah. Inti dari management adalah me manage = seni mengatur personal atau kelompok untuk tujuan tertentu.

Objek dari manajemen itu sendiri adalah sumberdaya manusia atau manusianya. Maka dari itu untuk bisa di terapkan dalam kehidupan sehari-hari alangkah baiknya kita mengetahui apasih fungsi managemen? detailnya seperti apa mengatur itu?

Dalam teorinya ada 5 fungsi utama manajemen, yaitu :

1. Perencanaan (Planning)

Beberapa teori menyebutkan bahwa keberhasilan itu ditunjang 70% dari proses perencanaan. Perencanaaan dalam manajemen merupakankan fungsi mendasar karena menentukan tujuan dari perusahaan/organisasi dalam bentuk visi dan misi.

Dalam proses perencanaan, strategi-strategi yang yang akan ditempuh sudah harus ditentukan dari awal agar pelaksanaan keorganisasian sesuai dan tidak mengalami hambatan-hambatan.

2. Pengorganisasian (Organizing)

Fungsi organisasi adalah fungsi untuk mengatur anggota-anggota dalam suatu kelompok bisa organisasi. Pengorganisasian dilakukan agar setiap anggota dapat menjalankan peran sesuai fungsi dari status jabatannya. Sehingga tujuan organisasi tercapai dengan maksimal, istilah kerennya adalah the right man at the right place.

3. Penempatan (Staffing)

Tidak jauh berbeda dengan fungsi di administrasi, staffing di ilmu manajemen berfungsi sebagai mengatur sumber daya manusia dengan sumberdaya secara umum.

Contoh: anggota mengetahui tempat peralatan penunjang kerja, mengetahui inventaris organisasi yang dimiliki, dll.

4. Koordinasi (Coordinating )

Koordisanasi adalah fungsi lanjutan setelah tercapainya fungsi organizing. Fungsi koordinasi bertujuan agar terjadinya peningkatan efisensi dan efektifitas kerja, menciptakan suasana kerja menjadi sehat, dinamis dan nyaman.

Fungsi koordinasi tidak dibebankan kepada semua anggota organisasi, namun lebih kepada beban seorang atasan  sebagai manager. Manager mempunyai tanggung jawab untuk mengkoordinasikan bawahannya agar meningkatkan performa kerja masing-masing.

5. Mengontrol (Controlling)

Setelah ke empat fungsi di atas bisa dijalankan dengan baik, controling merupakan fungsi terkahir dari management. Dalam fungsi controling terdapat elemen-elemen penting, seperti fungsi pengawasan dan Fungsi evaluasi.

Dalam pengawasan hendaknya dilakukan bagi setiap individu dalam anggota kelompok tertentu. Kemudian jika semua telah dilakukan, dilanjutkan dengan fungsi evaluasi agar kinerja seseorang tidak menurun, minimal standard dan kalau bisa di tingkatkan

Tujuan-Tujuan Manajemen

tujuan manajemen

Tentukan segala sesuatu yang kita kerjakan memiliki tujuan atau capain tertentu. Sama halnya dengan penerapan manajemen, nah sekarang kita pikirkan, ketika anda menerapkan prinsip-prinsip manajemen apa yang akan dan anda tuju dari penerapan tersebut.

jika anda masing bingung coba pahami kembali tentang pengertian manajemen, dan fungsi-fungsinya nya. Setelah paham baru tentukan tujuan anda menerapkan manajemen di kehidupan anda.

Berikut beberpa tujuan yang bisa di jadikan referensi buan anda sekalian

  1. Pertama bisa menentukan strategi yang akan di pilih
  2. Mengatur dan menjaga kesehatan perseorang, sistem keuangan, dan semua sektor perusahaan bisa mencapai profit yang maksimal.
  3. Mengevaluasi kembali apa yang telah dilakukan dar tahap perencanaaan sampai eksekusi.

Inti dari tujuan itu untuk apa? Ilmu Manajemen itu bisa di aplikasikan di semua kehidupan. Bisa diterapkan dari hal kecil sampai hal besar. Semua hal perlu manajemen karena dengan itu semua kegiatan bisa teratur dan tujuan pun bisa tercapai sesuai keinginan.

Unsur-Unsur Manajemen

Unsur dan Prinsip manajemen

Setiap sistem pasti memiliki unsur pembentuknya, berikut unsur-unsur manajemen yang sering kita pahami dengan 6M, sebagai berikut.

  1. Man = Manusia sebagai obejek dari manajemen
  2. Money = Uang sebagai faktor utama untuk upah biaya dll, atau sarana utamana pelaksanaan manajemen
  3. Material = Material merupakan faktor utama dalam produksi bisa produk, jasa atau kebijakan
  4. Machines = Faktor pendukung untuk mempercepat kerja dalam manajemen
  5. Methods = Cara-cara tertentu agar mencapai hasil yang lebih maksimal
  6. Markets = Tujuan akhir dari produk sebagai penerima outcam dari manajemen

Prinsip-prinsip Manajemen

Setelah mengetahui definisi manajemen, fungsi-Fungsi manajemen, Tujuan penerapan manajeman. Maka perlu anda diketahui ketahui pula prinsip-prinsip manajemen. sebagai berikut

  1. Hirarki
  2. Inisiatif
  3. Disiplin
  4. Keadilan
  5. Tata tertib
  6. Pemusatan
  7. Pembagian kerja
  8. Kesatuan perintah
  9. Penggajian yang adil
  10. Kesatuan pengarahan
  11. Semangat untuk bersatu
  12. Stabilitas kondisi karyawan
  13. Wewenang dan tanggung jawab
  14. Lebih mementingkan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi

Setelah kita mengetahui semua teori manajemen secara lengkap dan kita pahami. Pengaplikasian dalam kehidupan sehari hari biasanya ditemukan pada raung lingkup pekerjaan. Meskipun pada kenyataanya dalam kehidupan sehari-hari kita menerapkan, namun jarang menyadarinya.

Contoh dan Macam-Macam Manajemen

Berikut ada beberapa Contoh manajemen dalam pengaplikasian di kehidupan sehari hari

1. Manajemen Sumberdaya Manusia

Manajemen SDM

Manusia menjadi objek tersendiri dalam proses manajemen. Saking pentingnya SDM, ada turunan ilmu manajemen yang meembahas tersendiri tentang manajemen SDM.

Manajemen SDM secara garis besar merupakan salah satu cabang ilmu manajemen yang secara spesifik mempelajari manusia.

Kajian yang dibahas berupa hubungan antar manusia, pengaturan kinerja, kualifikasi pekerja, peningkatan kualitas pekerja dan pengembarangan diri  baik secara personal maupun secara organisasi. Selain itu manajemen SDM membahas hubungan tempat kerja dengan obyek utamanya adalah manusia.

Manajemen SDM sangat urgent untuk dipelajari, dengan tujuan memaksimalkan tujuan organisai atau lembaga terkait. karena jika jika terjadi human eror dari sebuah organisasi, bisa mengganggu goalnya organisasi tersebut.

Contoh: Pelaksanaan upgrading bagi pekerja, standar capaian kierja karyawan, penciptaan budaya kerja di perusahaaan dll.

2. Manajemen Pemasaran

MAnajemen Pemasaran

Pengertian manajemen pemasaran adalah strategi-strategi yang di tempuh guna mencapai target dan tujuan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Dengan memaksimalkan strategi yang sudah dibuat dan menggunakan sumberdaya dan peluang.

Penerapan strategi dalam pemsaran sangatlah dinamis, sehingga harus di ukur apakah stategi yang digunakan efektif atau tidak.

Manajemen pemasaran sangat penting dimiliki oleh sebuah perusahaan, baik skala kecil maupun besar. Manajemen ini biasanya di terapkan di divisi marketing. Mengapa demikian karena, marketing adalah ujung tombak roda ekonomi perusahaan. kekuatan marketing di suatu perusahaan menjadi tolak ukur kekuatan perusahaan itu sendiri.

Contoh: Strategi marketing online dan offline, penguatan nilai tambah produk, penguasaan bahasa marketing, teknik promosi, teknik-teknik closing dan amsih banyak lagi.

3. Manajemen Organisasi

manajemen organisasi

Organisasi adalah bentuk atau pola hubungan dari kumpulan manusia yang mempunyai kesamaan visi dan tujuan. Sedangkan pengertian manajemen organisasi adalah seni dalam mengatur atau memanage pola hubungan organisasi.

Pengaturan dalam organisasi diantaranya planning, pelaksanaan dan controling. Serta setiap SDM di organisasi tersebut harus mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.

Manajemen organisasi tidak di bisa dipisahkan dengan manajemen SDM karena objeknya sama sama manusia didalamnya. fokus manajemen organisasi ditujukan untuk anggotanya setelah itu baru difokuskan pada element-element pendukungnya.

Pembentukan organisasi pastilah mempunyai tujuan bisa pfofitable atau non profitable namun semua itu mustahil di capai jika manajemen organisasinya sangat buruk. Sehingga manajemen organisasi sangan penting untuk di pelajari dan di terapkan

Contoh: Manajemen OSIS, Manajemen BEM, Manajemen Karang taruna dan masih banyak lagi organisasi-organisasi yang menerapkan manajemen.

4. Pengertian Manajemen Resiko

manajemen resiko

Pengertian manajemen resiko adalah ilmu turunan dari manajemen yang didalamnya melakukan pendekatan sturktur dalam mengelola ketidak pastian. ketidak pastian tersebut berkaitan dengan ancaman.

Ancaman yang dimaksud adalah sesuatu rangkaian aktivitas yang muncul dari SDM itu sendiri atau dari SDA. setelah munculnya ancaman bisa di analisis dengan penilaian resiko. untuk menanggulagi ancaman tersebut maka di buat mitigasi resiko.

Mitigasi resiko antara lain berupa pemindahan resiko, menghindari, mengurangi dan menerima resiko semua atau sebagian sebagai konsekuensi risiko tersebut. serangkaian atau strategi yang di lakukan tersebut merupakan bentuk manajemen resiko.

Contoh manajemen resiko: penanggulangan bencana alam, kebakaran bahkan sampe kematian. ada juga didalamnya ada manajemen resiko keuangan akan di bahas lebih lanjut di bawah ini.

5. Manajemen Keuangan

manajemen keuangan

Pengertian manajemen keuangan adalah suatu sistem keuangan dimana didalamnya terdapat  kegiatan tertentu. Seperti perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana  organisai atau lembaga tertentu.

Urgentsi manajemen keuangan bagi organisasi menjadi salah satu fokus utama dalam menjalankan roda organisasi. Karena tanpa manajemen yang baik organisai tersebut akan mengalami masalah yang sangat besar. Tanpa ada pengecualian baik itu struktur organisasi yang profitable atau non profit.

Contoh: anggaran belanja organisasi, gaji/ upah karyawan, perpajakan sebuah organisai dll.

6. Manajemen (K3)

manajemen k3

Pengertian manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (Manajemen K3) yaitu sebuah pengaturan atau sistem keselamatan dalam lingkungan kerja. Pengaturan diterapkan dari mulai tingkat organisasi pelaksana dilapangan sampai tahap evaluasi lingkup pekerjaan.

Tujuan dari Manajemen K3 adalah agar terciptanya lingkungan kerja yang nyaman, produktif, ideal, efektif dan efisien.

Manajemen K3 sangat penting untuk dipahami bagi setiap pekerja di lingkungan kerjanya. Sehingga manajemen ini memuat keterampilan dan kehati-hatian dari seorang pekerja. Pada dasarnya manajemen K3 diterapkan di proyek bangunan, pertambangan, laboratorium, pabrik,.

Fungsi dari manajemen K3 berfungsi dalam menjaga keselamatan pekerja. Namun tujuan lain secara garis besar adalah supaya produkifitas agar target  sebuah proyek bisa tercapai sesuai waktu.

7. Pengertian Manajemen Persediaan

manajemen-persediaan

Pengertian manajemen persediaan adalah sistem pengaturan yang di dalamnya terdapat manajerial tentang stok barang, sistem pergudangan agar informasi stok dapat mudah diketahui. Manajemen persediaan merupakan cabang ilmu dari manajemen secara luas dengan objek kajian berupa stok barang.

Manajemen persediaan sangat erat kaitannya dengan manajemen gudang, karena jika kita perhatikan stok barang itu penyimpanannya pasti digudang. Namun secara spesifik gudang sebagai objek menjadi bahasan tersendiri dalam ilmu manajemen pergudangan.

Ruang lingkup manajemen persediaan meliputi arus barang, baik yang yang masuk ataupun keluar dari gudang. Pencatatan ketersediaan barang, pelaporan persediann stok barang dll.

Contoh: Persediaan beras bulog, persediaan bahan baku pabrik, ketersedian suplai barang dari produsen dll.

Penutup

Semoga anda bisa memahami dari beberapa pengertian manajemen diatasa baik secara umum ataupun menurut para ahli. Terlebih bisa memahami fungsi dan tujuan penggunaan manajemen. Dari contoh penggunaan manajemen di atas intinya semua objek jika di terapkan dengan manajemen akan menghasilkan produktifitas yang lebih baik.

 

 

 

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply