1
1002

Siklus Hidrologi : Pengertian, Komponen, Proses dan Jenis [Lengkap]

Pernah terpikirkan ngga gimana sih terjadinya proses hujan, ko bisa ada air di langit? Ko air di sungai ngga pernah habis, atau pertanyaan pertanyaan seputar air. Semua itu merupakan suatu proses alam yang terjadi kemudian dinamakan siklus hidrologi.

Bagi sebagian masyarakat awam memang tertalu asing jika kita membicarakan tentang hidrologi. Bahasan hidrologi hanya di gunakan bagi sebagian orang yang berkecimpung di dunia penelitian atau riset-riset alam. Selain itu bahasan hidrologi hanya terdengar di ruang-ruang kelas saja.

Cukup dulu ya prolognya, kita langsung ke materi pokok pembahasan, apasih siklus hidrologi, apa manfaaat bagi kehidupan. Bagaimana proses pembentukan hidrologi.

Pengertian Hidrologi

pengertian hidrologi

Sebelum membahas secara detail tentang siklus hidrologi, agar lebih cepat dalam proses memahami kita bahas dulu apa itu hidrologi.

Secara Etimologis Hidrologi berasal dari bahasa yunani asal dari dua kata, yaitu hidro yang artinya air, dan logos yang artinya ilmu. Secara sederhana Hidrologi adalah ilmu yang mempelajari tentang air.

Hidrologi merupakan cabang ilmu geografi secara spesifik membahas tentang bagaimana sirkulasi air dimuka bumi, bagaimana sifat fisika dan kimia air dalam proses transfortasinya.

Berikut pengertian Hidrologi menurut para ahli

Linsley (1996)

Linsley, Mendifinisikan hidrologi sebagai ilmu yang membahas tentang air yang ada di muka bumi. Materi yang di bahas terdiri dari kejadian sifat fisik dan kimia, serta reaksinya terhadap lingkungan. Termasuk hubungan dengan kehidupan beserta, perputaran dan pembagiannya.

Marta & Adidarma

Hidrologi ialah suatu ilmu yang didalamnya mempelajari bagaimana terbentuknya, pergerakan dan distribusi air di bumi. Pergerakan yang dibahas baik di bawah maupun di atas permukaan bumi. Ruang lingkup bahasan seperti sifat fisik dan kimia air, serta reaksinya terhadap lingkungan dan  kehidupan. (Marta dan Adidarma 1983),

Singh (1992)

Singh, mengartikan hidrologi  sebagai ilmu yang membahas kuantitas dan kualitas air bumi. Bahasan hidrologi mencakup di dalamnya kejadian, pergerakan, penyebaran, sirkulasi tampungan, eksplorasi dan karakteristik menurut waktu dan ruang tentang , pengembangan dan manajemen.

Ray K. Linsley dalam Yandi Hermawan

Definisi hidrologi adalah ilmu yang membahas tentang seluk beluk air yang ada di muka bumi. Baik itu menurut sifat fisika dan kimia serta reaksinya terhadap lingkungan termasuk hubungan dengan kehidupan serta kejadian, perputaran dan pembagiannya. (Ray K. Linsley dalam Yandi Hermawan 1986).

Pengertian Siklus Hidrologi

siklus hidrologi

Siklus air merupakan proses gerakan siklik air yang kontinue baik itu limpasan pengendapan dan penguapan. Siklus yang terjadi berupa siklus runnoff -> Evaporation -> Precipitation -> Runoff. Yang terjadi secara terus menerus selama bumi masih berputar,

Sebenarnya jika kita ingin memahami siklus air bukan sesuatu yang sulit, asalkan kita faham betul tahapan-tahapan yang terjadi kemudian komponen pembentuk faktor-faktor lainnya.

Pengertian siklus sir adalah proses terjadinya perpindahan masa air yang secara terus menerus tanpa berhenti dari bumi menuju atmosfer dan begitu sebaliknya. Proses perpindahan atau sirkulasi air ini terdiri dari evaporasi, kondensasi, transfirasi dan presifitasi.

Baca juga : Pengertian Ekosistem secara lengkap

Baca juga: Pengetian dan Jenis-jenis tumbuhan dikotil

Proses sirkulasi air di bumi terjadi ada yang di permukaan bumi atau di bawah permukaan bumi. Contoh air yang ada di permukaan adalah air sungai, danau, waduk, rawa dan air hujan. Sedangkan yang dibawah permukaan seperti mata air, sungai di gua, dan resapan air.

Kumpulan air dan perjalanan air membentuk komponen sistem daerah aliran sungai atau DAS, air akan mengalir melalui sungai yang berakhir di lautan.

Jadi kesimpulan dari siklus air adalah perputarn air yang ada di atmosfer secara keseluruhan. Jumlah masa nya relatif sama, yang membedakan hanya bentuk perwujudan air itu sendiri.

Komponen Siklus Hidrologi

presifitasi

Komponen hidrologi adalah komponen atau unsur pembentuk terjadinya proses hidrologi. Dalam siklus air komponen tersebut membentuk suatu rangkaian atau alur ketika air menuju ke atmosfer kemudian balik lagi ke permukaan bumi dan kembali lagi menuju lautan.

Untuk lebih jelasnya, berikut pengertian sembilan  komponen-komponen pembentuknya

1. Evaporasi

Evavorasi merupakan siklus hidrologi tahap awal, dimana disiklus ini terjadi proses penguapan air  yang ada di permukaan bumi. Penguapan merupakan proses berubahnya zat cair menjadi zat berupa gas. Sebagaian besar proses penguaapan terjadi di lautan.

Penguapan didaratan hanya menyubang sebagian kecil dari presentasi jumlah penguapan secara keseluruhan. Penguapan terjadi karena adanya bantuan panas sinar matari yang diterima bumi.

2. Transpirasi

infiltrasi

Tanspirasi merupakan siklus Air yang termasuk tahap pertama, karena masih dalam proses penguapan. Beda halnya dengan evavorasi transpirasi adalah proses penguapan yang terjadi pada makhlusk hidup yang ada di daratan permukaan bumi.

Sebagian besar transpirasi di sumbanh oleh hutan, karena banyaknya tumbuhan sebagai makhluk hidup yang melakukan transpirasi.

3. Evapotranspirasi

Evapotranspirasi merupakan komponen siklusai gabungan antara evavorasi dan transpirasi. Komponen Evapotranspirasi adalah proses penguapan gabungan antara penguapaan di laut dan penguapan makhluk hidup didaratanhluk hidup.

4. Kondensasi

Kondensasi merupakan komponen hidrologi tahapan selanjutnya pada tahapan siklus hidrologi. Kondensasi didefinisikan sebagai berubahnya partikel uap air menjadi partikel butiran es yang diakibatkan ketinggian tertentu pada atmosfer.

Perubahan uap air ini terjadi karena perubahan suhu udara yang drastis pada ketinggian tertentu di atmosfer. Butiran es yang akan bersatu membentuk awan. Semakin banyak partikel es yang berkumpul semakin besar pula awan yang terbentuk.

5. Sublimasi

Sublimasi merupakan komponen siklus hidrologi yang terjadi di daerah atau tempat tertentu. Sublimasi ialah proses perubahan zat cair menuju ke zat padat secara langsung, tanpa melalui peroses penguapan terlebih dahulu. Selain itu proses sublimasi terjadi di kutub ataupun di puncak gunung tanpa proses pengupan terlebih dahulu.

6. Adveksi

adveksi

Adveksi merupakan komponen hidrologi selanjutnya setelah terjadi kondensasi. Adveksi adalah berpindahnya kumpulan awan dari satu lokasi ke lokasi lainnya, namun tetapi masih dalam satu wilayah yang dekat.

Terjadinya perpindahan awan karena adanya perbedaan suhu, tekanan angin sehingga partikel-partikel es yang membentuk awan yang hitam, akan berpindah dari satu titik ke titik yang lainnya.

7. Presipitasi

Presifitasi merupakan komponen hidrologi setelah tahapan Adveksi atau kondensasi. Presifitasi merupakan peristiwa Hidrologi dimana terjadi perubahan zat padat menjadi zat cair. Presipitasi adalah proses mencairnya awan yang penuh dengan butiran es menjadi butiran air, kemudian jatuh kebumi. Proses inilah yang dinamkan hujan.

8. Infiltrasi

Infiltrasi merupakan komponen hidrologi yang terjadi di bawah permukaan tanah/bumi. Siklus hidrologi Infiltrasi ialah pergerakan air tanah menuju dari permukaan  melalui celah atau pori – pori tanah serta bebatuan menuju ke aliran air bawah tanah dan terjadi perlokasi.

9. Runnoff

Runnoff merupakan komponen siklus hidrologi terakhir setelah terjadinya tahapan presifitasi, infiltrasi dan mencairnya es di wilayah tertentu.  Runoff didefinisikan berpindahnya air dari dataran tinggi menuju dataran yang berujung di laut.

Partikel air yang berpindah bisa saja dari hasil hujan, atau proses menjcairnya di gunung, melalui badan sungai dan lebih dikenal sebagai DAS (daerah aliran sungai)

Proses Siklus Hidrologi

proses siklus hidrologi

Untuk memahami proses proses hidrologi, kaliam harus memahami dulu komponen-komponen hidrologi, setelah itu perhatikan gambar.

Proses hidrologi merupakan suatu rankaian yang tersusun menjadi suatu sistem sehingga menjadi suatu siklus yang secara terus menerus terulang. Karena hidrologi ilmu yang  mempelajari tentang perputaran air. Maka untuk mempelajarinya bisa dimulai dari zona laut, sebagai tempat berkumpulnya air.

Proses siklus hidrologi dimulai penguapan di darat (transpirasi) dan penguapan di laut (evavorasi). Kemudian air yang menguap berubah menjadi zat gas dan terkondensasi menjadi butiran es dan berkumpul menjadi awan. Sedangkan air yang berada pada daeran tertentu seperti kutub dan gunung mengalami sublimasi.

Proses selanjutnya awan yang telah berkumpul mengalami adveksi sehingga berpindah ke titik lain, ketika tekanan udara dan faktor lain semakin terkumpul, terjadilah proses presipitasi. Air turun ke permukaan bumi, ada yang turun langsung ke laut dan ada yang di darat.

Tahapan selanjutnya, terjadi runoff terjadi jika ada air yang jatuh di daratan kemudian mengalir melewati DAS kemudian menuju ke laut, sedangkan air yang meresap kedalam tanah mengalami infiltrasi dan perlokasi kemudian menuju kelaut.

Kesamaan Keseimbangan Air

Dalam siklus air terdapat konsep keseimbangan air dimana jumlah air masuk = jumlah air keluar.

Dari tiga proses komponen seperti curah hujan, limpasan dan penguapan, Inflow jalur masuk adalah presipitasi. Sedangkan Limpasan dan penguapan terjadi di bawah arus keluar atau outflow. dengan rumus

Presipitasi – limpasan = Penguapan atau Pengendapan (P) = Penguapan (E) + Runoff (R).

Secara terus menerus begitulah proses siklus air yang terjadi di atmosfere. Setelah anda cukup memahami berikut macam-macam siklus hidrologi.

Macam-Macam Siklus Hidrologi

Setelah kita mengetahui apa itu hidrologi, siklus, dan komponen serta prosesnya. Selanjutnya kita harus mengetahui macam-macam siklus. Menurut sekala besar kecilnya proses hidrologi dibedakan menjadi 3 jenis yaitu,  Siklus Kecil, Sedang dan Besar

1. Siklus  Pendek

siklus hidrologi pendek

sumber: geografi.com

Pengertian siklus pendek adalah siklus yang terjadi di waktu yang singkat dan tempat relatif sama. Contohnya dimana air laut karena ada panas matari kemudian terjadi evavorasi. Uap air naik  kemudian tejadi kondensasi dan terjadi presivitasi sehingga terjadi hujan dan jatuh kembali dilaut.

Terjadinya proses penguapan dan kembalinya hujan di laut merupakan sistem hidrologi pendek

2. Siklus Sedang

siklus geografi sedang

Definisi siklus hidrologi sedang adalah proses hidrologi dimana air mengalami transpirasi dan evavorasi ke atas membentuk sekumpulan awan-awan hujan. Awan hujan yang terbentuk berpindah ke posisi daratan karena ada perbedaan suhu dan pengaruh angin, sehingga terjadi hujan.

Air hujan yang jatuh ke permukaan daratan, kemudian air mengalir kembali ke laut melalui Daerah Aliran sungai.

3 Siklus Panjang

siklus panjang

Pengertian Siklus panjang pada proses hidrologi adalah rangakain dimana air mengalami evaorasi kemudian terbentuk kondensai, dan sebagian sublimasi. Setelah itu terjadi presivitasi dan terjadi hujan, air yang jatuh tidak serta merta langsung mengalir kelaut.

Air yang jatuh di permukaan tanah mengalami infiltari yaitu masuknya air ke tanah dan terladi perlokasi dimana air kembali lagi ke laut. Siklus air panjang merupakan siklus secara keseluruhan di atmosfer.

Penutup

Gimana udah faham bagaimana terjadinya hujan? sudah dong yah. Semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa dijadikan referensi bagi kalian yang hendak mengerjakan tugas. Semoga kalian bisa lebih faham setelah membaca materi siklus hidrologi dan bisa mengamalkannya. Terima kasih

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply